Bhayangkara United, Klub Pertama di Dunia Yang Ganti Nama 5 Kali Dalam Setahun

Seluruh elemen Bhayangkara Surabaya United berubah, baik itu logo, nama, jajaran manajemen hingga jersey.

perubahan-logo-persebaya-1

Sepakbola.com, Sidoarjo – Bhayangkara United mungkin jadi satu-satunya klub di Indonesia bahkan di dunia yang mengalami transformasi nama hingga lima kali dalam setahun.

Di awal perjalanan, klub ini bernama Persebaya Surabaya, namun karena mereka ikut Piala Presiden 2015 di mana ketika itu Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengancam keikutsertaan Persebaya, maka PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) selaku manajemen Persebaya mengganti namanya dengan menambahkan United, jadi Persebaya United.

Sayangnya ditengah jalan, ketika memasuki babak 8 besar Piala Presiden 2015 mereka kalah dari PT Persebaya Indonesia, yang lebih dahulu mendaftar di Dirjen Hak Kekayakaan Intelektual (HKI), maka mereka harus meninggalkan nama dan logo Persebaya. Alhasil, setelah melakukan negoisasi, mereka secara sepihak mengganti nama klub menjadi Bonek FC.

Drama pergantian nama itupun berlanjut ketika bonek mania mulai gerah dengan nama Bonek FC tersebut dan melakukan protes keras atas nama tersebut. Nama Surabaya United pun dipilih sebagai pengganti Bonek FC.

Pergantian nama ini masih digunakan sampai mereka ketika mengikuti Piala Gubernur Kaltim 2016 dan turnamen segitiga di Ciamis lalu.

Namun ketika memasuki Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, keputusan Gede Widiade menjual saham sebesar 39 persen kepada Polisi Republik Indonesia (Polri) membuat mereka harus kembali mengganti nama dan logo menjadi Bhayangkara Surabaya United.

Di putaran kedua, Gede Widiade yang memiliki saham besar di Bhayangkara SU akhirnya menjual seluruh saham kepada Polri dan membuat klub ini kembali mengganti nama menjadi Bhayangkara FC.

Tak hanya itu, klub yang dibela Evan Dimas tersebut juga mengubah logo klubnya. Sebelumnya, Bhayangkara FC memakai lambang ikan sura dan buaya kini berubah menjadi gambar piala sebagai logo mereka. Selain itu, jajaran manajemen klub asal Surabaya tersebut juga ikut berubah.

Perubahan Logo Bhayangkara United:

Ini perubahan logo yang terjadi di Bhayangkara United (foto: Sepakbola.com)
Ini perubahan logo yang terjadi di Bhayangkara United (foto: Sepakbola.com)

Posisi Gede digantikan oleh Brigjen Pol Lotharia Latif. Posisi manajer klub juga ikut berubah, Kombespol Ibnu Isticha menggantikan kedudukan Irjen Pol Condro Kirono, yang kini menempati jabatan sebagai Deputi Teknik dan Operasional klub.

Selain jajaran manajemen berubah, jersey mereka juga mengalami perubahan. Biasanya kostum kandang berwana hijau kini mereka akan menggunakan kostum berwarna kuning untuk partai kandang.

Ini Jersey Terbaru Bhayangkara United:

Jersey terbaru Bhayangkara United untuk ISC A 2016 (foto: facebook Bhayangkara United)
Jersey terbaru Bhayangkara United untuk ISC A 2016 (Sumber foto: Facebook Bhayangkara United)

Penulis: Aglar Ardha Raja/ Editor: Setyo Bagus

Komentari Artikel Ini