Bomber Nyentrik Denmark Ini Ogah Dipanggil ‘Lord’ Lagi, Tapi…

Bendtner sempat mengklaim bakal menjadi salah satu bomber terbaik dunia. (Sumber foto: Daily Mail)

Bentner arsenal nottingham

Sepakbola.com, Nottingham – Eks penyerang Arsenal yang kini membela Nottingham Forest, Nicklas Bendtner, sudah tak ingin dipanggil dengan sebutan Lord Bendtner.

“Julukan Lord sudah mati. Kini hanya ada sosok baru,” ungkap Bendtner melalui akun Instagram miliknya awal bulan ini.

Panggilan Lord Bendtner, atau dalam bahasa Indonesia berarti Raja Bendtner, sudah kadung melekat pada sosok Nicklas Bendtner. Entah sejak kapan sebutan itu muncul. Namun sebagaimana pernyataan Daily Mail, gelar Lord diberikan oleh suporter Arsenal.

Namun ada pula yang menyebutkan, julukan itu bermula dari perkataan Bendtner yang dianggap terlalu sombong, dengan mengklaim bakal menjadi pemain terbaik dunia. “Saya yakin akan memperlihatkan penampilan sebagai salah satu pemain terbaik dunia” katanya kepada Daily Mail pada 2010.

Karena pada faktanya, perjalanan karier Bendtner berbanding terbalik dengan pernyataan yang meyakinkan tersebut. Maka sejak saat itu, istilah Lord Bendtner mulai akrab dengan penyerang berkebangsaan Denmark ini.

“Saya tak menyesal mengatakan ingin menjadi penyerang terbaik dunia. Kala itu saya masih muda dan mungkin saya mengatakannya terlalu cepat, sebelum saya membuktikan sudah masuk ke dalam kategori. Saya berpikir tak ada yang salah dengan menjadi seorang ambisius,” papar Bendtner.

“Segala sesuatu tak berjalan sebagaimana yang saya inginkan. Namun itu bagian dari hidup dan bagian dari sepakbola,” tambahnya.

Bendtner pun sangat berharap embel-embel Lord sudah tak lagi menempel padanya, meski di satu sisi menyadari bahwa hal tersebut akan sulit dihilangkan.

“Sebenarnya saya tak tahu ini apa. Ada julukan yang saya pikir sangat buruk. Saya juga punya panggilan yang lebih baik, namun saya tak bisa mengatakanya kepada kalian,”

BACA JUGA
Legenda Arsenal Sebut Syarat Arsenal Agar Bisa Pertahankan Alexis Dan Ozil

“Saya tak tahu bagaimana atau kapan panggilan ini dimulai. Tiba-tiba saja seseorang mengatakan kepada saya, ‘Apakah Anda tahu setiap orang memanggil Anda Lord?’ Saya sepertinya tak bisa menyingkirkan panggilan itu. Apapun yang saya lakukan, itu pasti tetap ada,” demikian pernyataan Bendtner.

Sempat pula ada ungkapan satire yang akhirnya menyahihkan panggilan Lord Bendtner. Seperti Bendtner hanya membutuhkan sembilan penampilan bersama Juventus untuk mendapat satu gelar Serie A, sementara Francesco Totti harus melewati 601 laga untuk mengantar Roma menjadi yang terbaik di Italia.


Dan yang paling terbaru adalah, berbagai media Inggris mencoba membandingkan Bendtner dengan pemain termahal dunia saat ini, Paul Pogba. Dalam 50 laga musim 2008-09, Bendtner mampu membukukan 15 gol dan 13 assist untuk Arsenal. Sedangkan catatan Pogba pada musim lalu hanya 10 gol dan 12 assist dalam 49 laga untuk Juventus.


(Sumber: Daily Mail)

Komentari Artikel Ini