Ini Pelajaran Berharga Leicester City Setelah Dikalahkan Manchester United

Tiga dari empat gol Manchester United yang bersarang ke gawang kiper Leicester City, Ron-Robert Zieler, bermula dari situasi sepak pojok.

Gol Paul Pogba Manchester United vs Leicester City

Sepakbola.com, Leicester – Manajer Leicester City, Claudio Ranieri mengakui timnya mendapat pelajaran berharga setelah dikalahkan Manchester United akhir pekan lalu. Menurut Ranieri, salah satu penyebab kekalahan timnya adalah karena tidak bisa mengendalikan situasi bola mati.

Untuk itu saat melawan FC Porto dalam matchday kedua Liga Champions di King Powers Stadium, Ranieri berharap anak asuhnya tak kagok lagi dengan situasi bola mati. Seperti diketahui, tiga dari empat gol Manchester United ke gawang Ron-Robert Zieler bermula kurang ketatnya penjagaan pemain dalam situasi sepak pojok.

“Ya, belum lama ini kami kebobolan banyak gol. Saya sudah bicara dengan para pemain kemarin. Mereka kagok dengan situasi itu karena mendapatkan peringatan dari wasit, tapi itu kan bukan aturan baru. Itu sesuatu yang harus kami patuhi,” kata Ranieri seperti dikutip Leicester Mercury.

Ranieri khawatir dengan performa para pemainnya. Setelah melakukan pembicaraan intim dengan sejumlah pemain, ia mengatakan jika gaya bermainnya sudah jauh berbeda dibandingkan musim lalu.

“Saya tanya kepada para pemain kenapa bisa sampai seperti itu saat melawan Manchester United? Tidak ada perubahan pada diri kamu. Musim lalu kamilah tim terbaik tapi kini, lihatlah, kami kesulitan degan situasi bola-bola mati. Sekarang kami tertinggal jauh dengan pemuncak klasemen.

“Kekalahan dari Liverpool dan United masih dalam level yang cukup wajar. Namun menjadi tidak wajar kalau kami kehilangan cara bermain kami,” tutur Ranieri. (Leicester Mercury)

Komentari Artikel Ini

BACA JUGA
Dirumorkan Incar Duo Manchester United, Bos Everton Buka Suara