Kiper Anyar Manchester City Mengklaim Tugas Seorang Penjaga Gawang Semakin Sulit, Ini Alasannya

Claudio Bravo punya kelebihan mengolah bola dengan kaki yang dimiliki karena kebiasaan yang dilakukannya sejak kecil. (Sumber Foto: scoopnest)

Claudio Bravo kiper baru Manchester City

Sepakbola.com, Manchester – Sejak awal, alasan Josep Guardiola membawa Claudio Bravo ke Manchester City dari Barcelona untuk menggantikan penjaga gawang internasional Inggris Joe Hart sudah sangat jelas. Bravo yang juga kiper dan kapten timnas Chile punya kelebihan mengolah bola dengan kakinya ketimbang Hart.

Bravo, 33 tahun, kemudian menjalani debutnya saat menang 2-1 dalam laga derby kontra Manchester United. Ia kemudian menjaga gawang City tetap perawan pada matchday pertama penyisihan grup Liga Champions saat mengalahkan Borussia Mönchengladbach dengan skor telak 4-0.

Tengah pekan ini Bravo akan melakukan perjalanan bersama timnya ke markas Celtic di Glasgow. Bravo berkesempatan melakukan wawancara dengan UEFA.com, di antaranya soal bagaimana ia mempelajari kemampuannya mengolah bola.

Bravo menjelaskan,: “Aku rasa kemampuan itu datang sejak aku kecil. Aku selalu menendang bola dengan baik, aku sangat suka berganti posisi di lapangan, dari kiper jadi striker dan sebaliknya.”

Kiper kelahiran Buin, Chile itu baru fokus menjadi penjaga gawang saat usianya menginjak 10 tahun. Meski tak banyak lagi memainkan posisi non-kiper, Bravo mengaku tetap mempelajari teknik mengolah bola dengan kaki.

“Saat aku berusia 10 tahun aku fokus menjadi penjaga gawang,” kenang Bravo.

“Aku tak pernah benar-benar kehilangan pola pikir,” lanjutnya, “Aku bahkan berusaha lebih baik lagi mengolah bola, karena itu bukan kemampuan yang umum dimiliki penjaga gawang.”

Dengan peran yang beken disebut sebagai “sweeper-keeper” yang dijalaninya sekarang, Bravo merasa pekerjaan seorang kiper sekarang jauh lebih berat ketimbang kiper-kiper di masa lalu.

“Menjadi seorang penjaga gawang tidaklah mudah sekarang, karena harus melakukan banyak hal selain mengamankan gawang.” (Sumber: UEFA.com)

BACA JUGA
2016-17 Jadi Musim Terakhir Penyerang Maut Borussia Dortmund?

Komentari Artikel Ini