Mantan Striker Prancis Ini Ternyata Harus Pura-pura Nangis Supaya Bisa Hengkang Dari Barcelona, Kok Bisa?

Christophe Dugarry mengkritik Louis van Gaal dan mengungkapkan rasa frustrasinya ketika bermain untuk Barcelona. (Sumber Foto: Marca)

Louis van Gaal Christophe Dugarry

Sepakbola.com, Paris – Meski pernah mencicipi bermain di La Liga Spanyol dengan rentang waktu tak sampai semusim bersama Barcelona, namun karier Christophe Dugarry tidak begitu sukses.

Bahkan, melalui sebuah wawancara dengan televisi Prancis baru-baru ini ia mengungkapkan rasa frustrasinya ketika ia berada di Barcelona dan bahkan sampai harus berpura-pura menangis sehingga ia diizinkan untuk meninggalkan klub raksasa Catalan itu.

Peraih gelar Piala Dunia 1998 bersama timnas Prancis itu saat ini menjadi pakar untuk Le Vesteire dan Dugarry tidak dapat menahan kritikannya untuk sang pelatih Barca saat itu, Louis Van Gaal.

“Saya pura-pura menangis supaya saya bisa diizinkan untuk pergi,” kata mantan striker Prancis itu. “Dia (Van Gaal) mengatakan hal-hal seperti ‘di menit ke-23, 48 dan 53 menit Anda kehilangan penguasaan bola- mengapa?’ dan Anda harus menjawabnya!”

Menurut Dugarry saat itu ia sudah tidak tahan lagi dan ingin pergi dari Camp Nou. “Itu adalah enam bulan yang mengerikan, seperti hidup di neraka,” pungkasnya.

Dugarry sebetulnya sempat mendapatkan masa keemasannya bersama Bordeaux di era 1990’an sebelum kariernya harus tersendat-sendat setelah memutuskan untuk hengkang ke AC Milan pada tahun 1996 kemudian hijrah ke Barcelona pada tahun 1997, di mana ia hanya tampil sebanyak tujuh kali untuk Blaugrana. (Sumber: Marca)

Penulis: Vincent Asido/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini

BACA JUGA
Simak! Komentar Ibu Aubameyang Terkait Transfer Anaknya Ke Real Madrid