Setelah Menjamu Persija, Persela Akan Jadi Tim Musafir Di ISC A 2016

Stadion Gelora Surajaya Lamongan, yang menjadi kandang Laskar Joko Tingkir akan direnovasi dalam waktu dekat.

Persela aji santoso

Sepakbola.com, Lamongan – Laga kontra Persija Jakarta, Jum’at malam (16/9), akan jadi laga kandang terakhir bagi Persela Lamongan di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 kemungkinan besar mereka akan jadi tim musafir. Pasalnya Stadion Gelora Surajaya Lamongan dalam waktu dekat akan diperbaiki. Namun bukan tribun penonton maupun rumput, melainkan lintasan atletik (Sentel Ban).

Lamongan sendiri akan jadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi di mana stadion ini akan jadi tuan rumah cabang atletik. Trek atletik nantinya dibuat menjadi 8 lintasan.

“Sesuai surat perintah kerja, perbaikan lintasan atletik sebenarnya dimulai 31 Agustus. Tapi dengan berbagai pertimbangan, perbaikan dimulai setelah laga Persela menjamu Persija atau 17 September sampai 18 Desember 2016,” terang Hadi Cahyo Utomo, Kepala Unit Pelaksana Teknis Stadion Gelora Surajaya.

Lebih lanjut Hadi Cahyo menambahkan, adanya material bekas bangunan di dalam stadion tentunya akan jadi bahaya bila dipaksakan untuk digunakan sebagai laga ISC A 2016.

“Material pengerukan tanah itu ditaruh di dalam stadion dulu sebelum dibuang. Jelas sangat membahayakan. Takutnya material itu disalahgunakan, dan pertandingan pasti terganggu,” ujarnya.

Pihak pengelola stadion memperkirakan saat laga Persela Lamongan lawan Persib Bandung di kandang 26 November sudah bisa digunakan.

Sementara manajemen Persela langsung mencari stadion alternatif sebagai homebase sementara. Dimana ada 4 stadion alternatif home base Laskar Joko Tingkir. Muhajir, Ketua pelaksana pertandingan Persela mengatakan, sedang menjajaki 4 stadion alternatif dan sudah menjalin komunikasi dengan pengelolanya.

“Pencocokan jadwal pertandingan itu misalnya jika Persela pinjam stadion Tri Dharma Petrokimia Gresik, harus menyesuaikan jadwal tanding Persela dan Persegres. Jangan sampai bersamaan. Kalau bersamaan, pasti tidak mungkin Persela main disana. Selain itu juga harus mengejar pertandingan akan disiarkan stasiun televisi dan tidak, karena berpengaruh besar pada pendapatan tim,” tegas Muhajir.

(sumber: perselafootball.com)

Penulis: Aglar Ardha Raja/ Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini