UEFA Diprotes Usai Ubah Aturan Peserta Liga Champions

UEFA membuat aturan yang memungkinkan empat liga top di Eropa masing-masing akan diberikan jatah empat tim yang secara otomatis lolos ke Liga Champions.

Liga Champions

Sepakbola.com, Amsterdam – Organisasi Liga Sepak Bola Profesional Eropa (EPFL) baru-baru ini memprotes terkait perubahan struktur yang terjadi dalam Liga Champions. Di bawah rencana terbaru UEFA, empat liga top di Eropa masing-masing akan diberikan jatah empat tim yang secara otomatis lolos ke kompetisi tertinggi antar klub Eropa itu.

Ini berarti kompetisi La Liga, Bundesliga, Premier League dan Serie A akan menyumbang jatah 16 tim yang langsung lolos ke fase grup. Namun, dari pertemuan EPFL yang digelar di Amsterdam hari ini telah menghasilkan pernyataan kecaman berkaitan dengan perubahan yang diusulkan tersebut.

“Sebuah perubahan besar dalam sepak bola Eropa telah diumumkan tanpa adanya dukungan dan konsensus dari penyelenggara liga sepak bola domestik di Eropa,” bunyi siaran pers dari EPFL.

“Keputusan ini akan memiliki dampak yang merugikan pada kompetisi domestik dan akan menyebabkan pertumbuhan eksponensial dalam kesenjangan keuangan dan olah raga antara klub-klub besar di Eropa dan tim lainnya,” lanjut pernyataan itu.

EPFL bahkan mengancam untuk tidak mematuhi rencana terbaru tersebut, yang berarti pertandingan di liga dan kompetisi dari UEFA tidak dijadwalkan untuk waktu yang sama.

“Sebagai hasil dari keputusan yang diambil oleh UEFA, EPFL percaya bahwa UEFA telah melanggar Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua organisasi,” jelas mereka.

“Dalam hal ini EPFL akan mengakhiri MoU sebagai akibat dari pelanggaran tersebut, ini akan memberikan kami kebebasan total untuk menjadwalkan pertandingan yang kami mau, termasuk pada hari yang sama dan pada saat yang sama dari kick-off Kompetisi Klub UEFA,” lanjut pernyataan itu.

“Akhirnya, EPFL menyerukan kepada presiden UEFA yang baru, yang akan dipilih pekan depan, untuk mempertimbangkan kembali reformasi yang berkaitan dengan Kompetisi Antar Klub UEFA. Kami siap untuk bertemu dengan Presiden UEFA yang baru untuk membahas masalah ini,” tutup pernyataan tersebut.

BACA JUGA
Guardiola Yakin Manchester United Bisa Finis Empat Besar

Pihak dari Liga Serie A dilaporkan tidak menghadiri pertemuan tersebut, namun wakil dari Liga Serie B turut hadir di Amsterdam.

Selain itu pertemuan tersebut juga dihadiri pihak dari La Liga, Bundesliga, Liga Primier Inggris, Liga Profesional Sepak Bola Prancis, Liga Primer Rusia, Liga Portugal, Liga Belanda Eredivisie, Liga Sepak Bola Swiss, Liga Profesional Sepak Bola Swedia, Liga Profesional Sepak Bola Denmark, Liga Professional Sepak Bola Skotlandia. (Sumber: Football Italia)

Penulis: Vincent Asido/Editor: Rudi Purwantoro

 

Komentari Artikel Ini