Demi Menangkan Trofi, Juru Taktik Arsenal Tak Akan Lagi Bergantung Pada Pemain Muda?

Arsene Wenger menyadari untuk menjadi juara dibutuhkan pemain yang sudah memiliki mental besar. (Sumber foto: ESPN FC)

Arsene Wenger, Arsenal

Sepakbola.com, London – Manajer Arsenal, Arsene Wenger mendapat kritikan karena terlalu bergantung pada pemain muda dan kurang memaksimalkan pemain berpengalaman. Akibatnya, Arsenal menjadi kurang kompetitif dalam persaingan perebutan gelar juara Premier League.

Menjawab kritikan tersebut, pelatih asal Perancis itu pun akan lebih menggunakan jasa pemain yang makan asam garam untuk bisa bersaing di Premier League. Wenger kini menyadari jika ia terus bergantung pada pemain muda, maka kesempatan untuk menjadi juara Liga Inggris cuma sebatas angan.

“Untuk menjadi pesepak bola sesungguhnya, dibutuhkan pemain 23 tahun karena sebelum mempelajari pekerjaan, mereka juga bisa memiliki pertandingan yang hebat atau terkadang yang biasa saja,” tutur Wenger ke website resmi Arsenal.

“Saya memiliki satu atau dua pengecualian seperti saat ini kami memiliki Hactor Bellerin dan Alex Iwobi. Tapi rataan usia pemain Arsenal harusnya dari 23 sampai 30 tahun.”

“Jika mengacu pada tim nasional, kita tidak akan pernah bisa memenangkan turnamen dengan pemain muda karena harus memiliki mental yang kuat untuk bisa memenangkan sesuatu yang besar,” lanjut Wenger.

Arsenal sendiri terakhir kali merasakan gelar Premier League pada musim 2013-2014. Setelah itu mereka kerap kesulitan untuk kembali meraih gelar. (Soccerway)

Komentari Artikel Ini

BACA JUGA
Gagal Puncaki Klasemen Grup A, Ini Curhatan Juru Taktik PSG