Guardiola Ternyata Pernah Disebut Oleh Legenda Belanda Ini Lebih Lamban Dari Neneknya

Latihan keras yang diterima dari Johan Cruyff berperan dalam kesuksesa Pep Guardiola sebagai pemain maupun pelatih. (Sumber Foto: Marca)

johan-cruyff-pep-guardiola-

Sepakbola.com, London – Bekerja di bawah arahan Johan Cruyff ternyata menjadi hal-hal yang sulit bagi seorang Pep Guardiola muda. Meski begitu, melalui buku autobiografi almarhum legenda asal Belanda yang baru-baru ini dirilis, disebutkan bahwa hubungan di antara keduanya terbukti menjadi salah satu kunci sukses keberhasilan manajer Manchester City tersebut.

“Kau lebih lambat dari nenek saya,” kata Cruyff kepada Guardiola, yang saat itu masih berusia 18 tahun ketika melakukan debutnya bersama Barcelona.

“Saya bermain dengan cara yang buruk karena itu adalah pertandingan persahabatan pertama saya di tim pertama,” sambung dia ketika mengatakan kepada The Guardian.

“Itu terjadi pada musim panas melawan (Banyoles) dari divisi tiga. Saya ingin bermain di babak kedua dan Cruyff mengatakan: ‘Tidak’. Hanya seperti itu. Saya hanya duduk di sana dan berpikir kalau saya tidak akan pernah lagi bermain untuk tim pertama di Barcelona. Sudah berakhir,” kenang Guardiola saat itu.

Namun, pengalaman tersebut ternyata memberikan manfaat jangka panjang bagi Guardiola saat masih bermain di bawah arahan mantan gelandang serang asal Belanda tersebut, bahkan jika ia tidak tahu maksudnya pada saat itu.

“Saya tidak mengerti saat itu. Ini adalah bagaimana cara Johan Cruyff bekerja. Dia menuntut banyak hal, tetapi ketika Anda sampai di sana, dan Anda berada di timnya, ia adalah seorang pelindung yang luar biasa,” tambahnya.

“Dia akan terus mendorong Anda dan kemudian ia akan melindungi Anda. Dia adalah juaranya dalam menangani pemain. Dia tahu kapan Anda perlu didorong atau dilindungi,” pungkas Guardiola. (Sumber: Marca)

Penulis: Vincent Asido/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini

BACA JUGA
Tottenham Akan Jadikan Kiper Buangan Ini Pengganti Hugo Lloris