Ibunda Suarez Beberkan Rahasia: Dari Main Tanpa Sepatu Hingga Jadi Striker Paling Mematikan

Ibunda Luis Suarez mengungkapkan rahasia dan masa-masa sulit yang dialami Luis Suarez saat memulai langkah di dunia sepak bola.

suarez-biografi

Sepakbola.com, Barcelona – Ibu Luis Suarez, Sandra Diaz membuka beberapa tantangan dan kesulitan yang dihadapi anaknya hingga menjadi pemain muda andalan Uruguay. Kepada majalah Prancis, Panenka dia juga mengungkapkan rahasia langkah awal Suarez di sepak bola.

Dia lahir di sebuah kota kecil bernama Salto di Uruguay keluarga Suarez mengalami kondisi keuangan yang buruk. Tumbuh di keluarga yang kurang mampu Suarez hanya punya satu pasang sepatu – sepatu sekolah – dia bermain bola di jalanan dengan ‘kaki ayam’ saat masih kecil.

“Satu-satunya sepatunya adalah sepatu sekolah, bukan untuk bermain sepakbola. Jadi, dia biasanya bermain tanpa alas kaki agar tetap bisa bermain,” kata ibu Suarez dikutip dari Sport Review (12/10).

Suarez mendapat keuangan yang berlimpah bahkan saat dia masih muda karena keinginan yang tak terpuaskan untuk membuktikan diri dan didukung oleh ambisinya. Sandra ingat ketika dia membawa Suarez ke ibu kota Uruguay, Montevideo saat masih berusia tujuh tahun untuk dicoba klub, Urreta, sebuah klub untuk orang kaya.

“Saya membawanya suatu hari dan mereka mengatakan mereka sudah membuat seleksi. Mereka harus menyingkirkan 20 sampai 30 anak hingga menyisakan 15 atau 16 saja. Kemudian saya katakan kepada pelatih situasinya kalau saya datang dari Salto dan Maxi (kakak Suarez) meyakinkan kalau Luis pencetak gol yang hebat. ‘Ah, dia mencetak gol? Baik, kami akan mencoba dia. Bawa dia pada hari Kamis dan kita akan lihat, tetapi saya tidak bisa menjanjikan apa-apa,’ jawab manajer,” kata Sandra.

Game pertama Suarez bermain untuk Urreta dilangsungkan tempat bernama Lagomar, timnya kalah 2-0 di babak pertama dan Suarez masuk di babak kedua. Dia mencetak empat gol dan dia membawa timnya menang.

BACA JUGA
'Messi Dari Iran' Akan Pertimbangkan Hengkang Ke Liverpool Januari Nanti?

Sandra juga berbicara tentang ambisi dan keinginan mantan pemain Liverpool ini. Di Barcelona dia selalu menaklukkan lawannya dan belari tanpa henti dan ini merupakan bagian dari dirinya sejak masih kecil. “Dia benci kalah. Dia marah ketika tidak bisa mencetak gol, dia benci kalah. Ketidaksabarannya selalu menuntutnya untuk bisa ada di depan gawang dan mencoba untuk bertarung merebutkan bola,” kata ibunya.

“Saya tidak pernah membangunkannya pagi-pagi untuk berlatih. Dia bangun sendiri, dia selalau bertanggung jawab, hujan atau tidak. Jika dia tak punya uang untuk pergi dia selalu bisa meyakinkan orang untuk bisa membawanya ke tempat latihan,” kenang Sandra.

Kini Suarez menjadi salah satu striker terbaik dunia setelah bermain untuk Ajax, Liverpool dan Barcelona. Dia salah satu pesaing FIFA World Player of the Year award untuk penampilannya musim lalu di Barcelona di mana dia mencetak 59 gol dan 22 assist di semua kompetisi. (Sumber: Sports Keeda)

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini