Ini Alasan Bek Bolivia ‘Hajar’ Neymar Sampai Bersimbah Darah

Duk menyebut Neymar agak sombong dan harus menghentikan perilaku lebay di atas lapangan.

neymar-duk

Sepakbola.com, Rio de Janeiro – Pelipis Neymar bersimbah darah saat melawan Bolivia pada hari Jumat (7/10) di Kualifikasi Piala Dunia 2018, dia terkena sikut dari Yasmani Duk.

Setelah pertandingan Duk mengatakan tidak bermaksud mencederai Neymar hingga seperti itu, namun dia tetap melontarkan kritik kepada jimat Brasil tersebut. Menurut Duk, gaya permainan Neymar agak sombong dan menurutnya Neymar harus menghentikan aksi lebay-nya di lapangan dan perlu menghormati lawannya.

“Neymar agak sombong,” kata Duk kepada media Spanyol AS. “Dia seperti itu kepada kita sepanjang pertandingan, tetapi yang coba saya lakukan adalah menghentikan langkahnya dan hal seperti ini bisa terjadi setiap saat di sepak bola.”

Neymar sempat membuat pemain-pemain Athletic Bilbao marah di laga final Copa del Rey. Ketika itu bintang Brasil itu mencoba melewati lawan dengan menggunakan trik rainbow flick yang melambunglan bola dengan sontekan kaki melewati kepala.

Neymar gagal melakukannya karena dihentikan pergerakannya. Para pemain Athletic yang merasa tak dihargai beramai-ramai ‘menyerang’ Neymar. Menggunakan trik-trik ala free-style di panggung kompetisi tinggi sepakbola memang tak lazim dilakukan, meski tentu saja ada satu-dua yang muncul.

“Semua orang tahu olahraga punya sisi fisik – hidung saya pernah patah dan saya tak mengatakan apa-apa.”

“Untuk menjadi pemain terbaik dunia dia harus menghentikan perilaku berlebih-lebihannya dan mulai menunjukkan rasa hormat pada lawannya,” kata Duk.

neymar1

Walau pelipis Neymar mengucurkan darah yang cukup banyak, wasit tidak menganggap hal tersebut pelanggaran.

Neymar langsung ditarik dari lapangan usai insiden ini setelah dia membantu timnya menang 5-0 dengan menyumbangkan satu gol. (Sumber: Fox Sport)

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini