Mourinho Tak Terima Manchester United Tercatat Hanya Menguasai Bola 35% Saat Kontra Liverpool

Opta mencatat Manchester United hanya menguasai bola sebanyak 35% dan merupakan rekor penguasaan bola terendah Setan Merah sejak 2003.

liverpool-vs-manchester-united

Sepakbola.com, Liverpool – Manajer Manchester United, Jose Mourinho mengejek reputasi menyerang Liverpool usai bermain 0-0 di Anfield dini hari tadi (18/10). Mourinho mengatakan taktik yang digunakan The Reds pada pertandingan dini hari tadi adalah bertahan.

Banyak yang menilai Manchester United bermain bertahan pada pertandingan tersebut, namun Mourinho merasa Liverpool juga bermental bertahan walau secara statistik The Reds lebih dominan.

“Anda ingin mengatakan mereka keajaiban terakhir di dunia dalam sepak bola menyerang, tetapi mereka juga bertahan dan suka berpikir defensif,” kata Mourinho usai pertandingan dikutip dari Independent (18/10).

Tampaknya itu berbanding terbalik dengan statistik karena mereka hanya mendapat penguasaan bola 35% saja, ini merupakan penguasaan bola terendah Manchester United di Premier League sejak 2003 menurut Opta.

Mourinho menampik mereka hanya menguasai bola 35% saja: “Itu 42%. Kami bertanya kepada orang kami,” ketika jurnalis mengatakan itu adalah data dari BBC, Mourinho menjawab: “Orang kami lebih baik dari mereka.”

“Biasanya mereka menempatkan lebih untuk menyerang dan sangat berhati-hati. Mereka hanya punya satu pemain di belakang tiga pemain yang menyerang (melawan MU). Awalnya kami pikir merek hanya akan menempatkan satu pemain (di depan bek), tetapi (ternyata gelandang) yang lain juga,”

Faktanya, sistem yang dipakai Klopp mirip dengan yang biasa, Wijnaldum yang bertipikal lebih menyerang masuk menggantikan Can.

Di lihat dari total passing, Liverpool juga unggul jauh dari Manchester United 505 berbanding 257, hanya saja tembakan yang dihasilkan cukup berimbang 9 berbanding 7, tiga tembakan dari Liverpool mengarah ke gawang dan MU hanya satu. (Sumber: Independent)

Komentari Artikel Ini

BACA JUGA
Origi Mengaku Belajar Banyak Dari Penyerang Legendaris Arsenal