Perseru Tak Gentar Hadapi Sang Kakak Di Derby Papua

Perseru Serui tercatat selalu mampu tampil perkasa di depan pendukungnya. (sumber foto: Indonesiansc.com)

20160528-gts-tsc-week5-wm-persipura-jayapura-perse

Sepakbola.com, Serui – Laga bertajuk Derby Papua yang mempertemukan Perseru Serui kontra Persipura Jayapura dalam lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC) A 2016, merupakan duel adik-kakak. Meskipun sama-sama dari Papua, namun kiprah mereka bak bumi dan langit.

Seperti diketahui Persipura merupakan salah satu tim kuat Indonesia yang sering menjuarai liga. Sedangkan Perseru sendiri tim yang baru saja promosi ke jajaran elite liga Indonesia.

Namun perbedaan status tidak membuat tim berjuluk Kuda Laut gentar, mereka tetap optimistis bisa menyulitkan tim tamu dan rebut tiga angka di Serui.

Apalagi Arthur Bonai dkk belum terkalahkan saat tampil di kandang. Dari sembilan laga kandang yang sudah dilalui, Perseru Serui yang diasuh Hanafi hanya tiga kali main imbang. Sisanya enam laga mereka konversi jadi kemenangan.

“Persipura Jayapura adalah tim besar. Sementara kami, Perseru Serui, tim baru. Istilah yang menyebut kami dan Persipura Jayapura adalah kakak dan adik tidak salah. Persipura Jayapura adalah kakak dan kami adik. Namun, kami adalah adik ngeyel. Kami ingin menang atas kakaknya,” ujar pelatih Perseru, Hanafi.

Jika Persipura Jayapura tidak bisa memainkan sejumlah pemain utamanya, Perseru pun tak jauh berbeda. Tiga pemain kami absen karena sanksi akumulasi kartu kuning. Mereka adalah Yoksan Ama, Arthur Barrios Bonai, dan Septinus Alua.

“Tetapi, kami tetap optimistis bisa memenangkan pertandingan melawan Persipura Jayapura,” tambahnya.

Hal senada juga diutarakan salah satu pemain Perseru, Bilbig Dian Mahrus, ia akan berusaha keras untuk menjaga rekor tidak pernah kalah Perseru di Stadion Marora.

“Sebagai pemain, kami sudah dibekali strategi dan motivasi dari pelatih. Jadi, kami sudah siap menghadapi Persipura Jayapura. Memang, Persipura Jayapura adalah tim besar. Namun, kami bertekad untuk menjaga kesucian Stadion Marora, Serui, Papua.” (sumber: Indonesiansc.com)

Penulis: Aglar Ardha Raja/ Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini