[VIDEO] 20 Tahun Wenger di Arsenal: 5 Momen Terburuk ‘The Professor’

Tak hanya momen indah, Arsenal juga mengalami momen buruk bersama Arsene Wenger. Berikut beberapa di antaranya.

20 Tahun Arsene Wenger di Arsenal

Sepakbola.com, London – Selama 20 tahun bertugas di Arsenal Arsene Wenger sudah berbagai banyak momen kepada pecinta sepak bola terutama fans The Gunners. Bukan hanya momen yang indah, tetapi Arsenal juga mengalami momen-momen buruk di bawah kepemimpinan Wenger.

 

Sihir Giggs

Sebuah momen ajaib dari Ryan Giggs yang memberikan kemenangan 2-1 di salah satu laga semi final FA Cup terhebat sepanjang masa. Di tengah persaingan sengit dengan United Arsenal tampaknya bakal meraih kemenangan di Villa Park pada tahun 1999 usai Denis Berkamp menyeimbangkan gol pembuka David Beckham dan Roy Keane mendapat kartu merah. Namun, penalti Bergkamp digagalkan Peter Schmeichel di menit-menit akhir waktu normal dan Giggs mencetak gol kemenangan yang menakjubkan pada extra time.

 

Owen yang mematikan

Kesempatan Wenger untuk memenangkan Piala FA kedua hancur oleh aksi heroik Michael Owen di tahun 2001 saat final FA di Cardiff. Setelah tak mendapat penalti walau Stephane Henchoz handball di depan gawang menahan sepakan Thiery Henry, Freddie Ljungberg membawa Arsenal memimpin di babak kedua. Namun, Owen menyamakan kedudukan di delapan menit terakhir kemudian mencetak gol dari aksi solo run di tiga menit terakhir.

 

Invincibles Terhenti dengan cara yang buruk

Setelah 49 pertandingan tak terkalahkan di Premier League, Wenger meninggalkan Stadion Old Trafford dengan kemarahan yang luar biasa. Manchester United berhasil menghentikan rekor tak terkalahkan mereka pada Oktober 2004, namun bukan dengan cara yang bagus, Ruud van Nistelrooy mencetak gol pembuka pada menit 73 dari penalti kontroversial yang diberi wasit. Saat itu Rooney dihentikan Sol Campbell, tetapi Wenger mengatakan Rooney diving. Rooney kemudian mencetak gol kedua untuk United yang membuat skor menjadi 2-0.

BACA JUGA
Sanchez Akui Banyak Belajar Dari Para Bintang Barcelona

 

Lupakan Paris

Paris di musim semi mungkin akan membuat hari turis senang, tetapi Wenger meninggalkan kota romantis ini dengan cucuran air mata, mereka kalah di final Liga Champions 2006 melawan Barcelona. Sol Campbell berhasil membawa Arsenal memimpin 1-0 di babak pertama walau kiper mereka, Jens Lehman diusir dari lapangan pada menit 18. Samuel Eto’o menyamakan kedudukan di sisa 14 menit terakhir, empat menit kemudian Juliano Belletti memastikan kemenangan 2-0 untuk Blaugrana.

 

Gejolak perburuan gelar

Perburuan gelar yang menyakitkan, Arsenal gagal menjadi juara usai seri 2-2 secara dramatis melawan 10 orang pemain Birmingham pada Februari 2008. Striker Arsenal, Eduardo mengalami patah kaki yang mengerikan di laga ini. Namun Arsenal memimpin dengan skor 2-1, namun Gael Clichy membuat Birmingham mendapat penalti dan James McFadden mengkonversinya menjadi gol membuat William Gallas duduk sedih di lapangan.

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini