,

5 Alasan Penggemar Sepakbola Menyukai Griezmann

Antoine Griezmann, salah satu pemain yang disukai secara universal

Sepakbola.com, Madrid – Di era media sosial ini membenci pemain lazim dan terkadang sama banyaknya dengan penggemar. Istilah fans dan haters pun akrab bagi para bintang sepakbola yang memang kesehariannya mirip selebriti.

Di dunia sepakbola, ada beberapa pemain yang luar biasa dan dicintai secara universal dengan haters yang nyaris nihil. Antoine Griezmann adalah salah satunya. Striker Atletico Madrid ini dipuja di seluruh dunia dan sangat dihargai di Prancis. Berikut 5 alasan mencintai Griezmann.

 

1.Salah satu pesepakbola terhebat di dunia

Alasan kita semua mencintai Griezmann sederhana, dia salah satu pemain terbaik di dunia. Dia dan Luis Suarez adalah dua pemain berbakat yang memunculkan perdebatan tak berkesudahan di sepakbola. Bila hasil dari final Liga Champions dan Euro berbeda mungkin sekarang akan kita lihat dia yang memenangkan Ballon d’Or dan FIFA Best Men’s.

 

2.Tampil penuh semangat setiap pertandingan

griezmann2

Griezmann tidak pernah mengatakan dia akan keluar dari Atletico Madrid, dia bermain dengan hatinya ketika masuk ke lapangan. Bahkan Griezmann bosan ditanya soal masa depannya.

Reaksi terbarunya marah kepada wartawan, dia mengatakan: “Saya senang dan menikmati hidup di Atletico, jangan tanyakan lagi tentang masa depan saya,”

Pemain Atletico punya ikatan yang unik dengan pemainnya, mungkin Anda masih ingat fans memberikan standing ovation kepada Juanfran yang gagal menendang penalti di final Liga Champions. Ini juga mengalir di darah Griezmann dan dia sudah menyatakan rasa sayangnya pada fans dan memberikan penghormatan kepada mereka.

 

3.Pribadi yang baik

griezmann3

Griezmann salah satu penggemar media sosial yang aktif di skuat Prancis. Dia sering memposting hal-hal lucu. Setiap orang yang bekerja dengan dia menjelaskan dia punya karakter yang menyenangkan dan menjaga semangat tinggi di ruang ganti.

BACA
Terkait Rumor Ketertarikan Atletico, Ayah Gelandang Milan Beri Klarifikasi

Perayaan golnya dengan tarian unik, berbeda dengan Daniel Sturridge, gerakannya sangat bagus. Saat mencetak gol saat kemenangan 2-1 melawan Irlandia, Griezmann mengatakan dia sudah lama ingin melakukan tarian tersebut setelah mencetak gol melawan Albania.

Sikap berkelasnya pada tahun 2016 adalah ketika dia memberi bola pertandingan  kepada putra seorang polisi yang dibunuh menyusul kemenangan 2-1 Prancis asal Irlandia.

 

4.Gaya bermain menghibur

Salah satu yang terbaik di sepakbola adalah melihat bek kalah saat berduel di udara dengan orang yang tidak terlalu tinggi, ini sering ditunjukkan Griezmann. Griezmann salah satu pemain yang bisa menghibur Anda saat pertandingan berlangsung, backheels, nutmegs, trik-trik kecil.

Seperti pemain Simeone lainnya Griezmann juga bekerja sangat keras, membentuk garis pertahanan pertama untuk Atletico Madrid yang kuat dalam bertahan. Dia sering sekali meninggalkan posnya di depan dalam pertandingan besar untuk membantu bertahan atau menjemput bola. Ini tampaknya yang buat Griezmann bisa dimainkan di berbagai posisi.

 

5.Cerita perjuangan melawan penolakan

griezmann5

Cerita yang sulit untuk ditandingi di abad ini adalah Lionel Messi, mengambil peluang melawan pertumbuhan badannya yang terhambat untuk mencapai apa yang dia dapatkan saat ini, belum ada yang menyamai cerita Messi.

Sejarah Griezmann juga pada jalur yang sama, saat masih kecil beberapa akademi profesional di negaranya menolak untuk menerima dia karena postur dan tinggi badannya.

Setelah meninggalkan Spanyol pada saat berusia 14 tahun, Griezmann banyak menghadapi tantangan saat masih kecil, tetapi dia tetap mempertahankan mimpinya.

Dia juga membutuhkan banyak waktu sebelum mulai memberi dampak di Real Sociedad dan Atletico Madrid, tetapi rendah diri dan terus bekerja keras ketika keadaan tidak memihak padanya. Paul Pogba baru-baru ini mengatakan Griezmann kadang-kadang frustrasi duduk di bangku cadangan saat musim pertamanya di Atletico Madrid.

BACA
[VIDEO] CUPLIKAN GOL Atletico Madrid 0-1 Villarreal: Gol Soriano Permalukan Rojiblancos di Calderon

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Rudi Purwantoro

Arema Cronus - TSC 2016.

Jenazah Kiper Arema Akan Dimakamkan di Jakarta Timur

Timnas

Ditunjuk Sebagai Direktur Teknik, Danurwindo Sudah Punya Program Untuk Timnas Indonesia