Mungkinkah Klub Yang Pernah Saingi Real Madrid Dan Barcelona Ini Bakal Degradasi?

valencia-degradasi

Sepakbola.com, Valencia – Di awal musim 2016/2017 tampaknya Valencia tak mungkin terdegradasi, tetapi memasuki paruh kedua La Liga ini semakin mungkin jika melihat performa mereka yang tak kunjung membaik.

Los Che baru mendapat 12 poin dari 15 pertandingan musim ini dan meskipun mereka akan beraksi akhir pekan ini dan masih menyimpan satu pertandingan lagi, yang perlu diingat, itu merupakan laga melawan Real Madrid.

Dengan hanya mengamankan tiga kemenangan sejauh ini, melawan tim yang baru dipromosikan Leganes dan Alaves dan melawan Sporting Gijon, serta tidak ada catatan clean sheet, prospek Valencia tampak suram.

Mereka punya skuat yang tidak seimbang dan seperti yang dijelaskan Cesare Prandelli kepada La Gazzetta dello Sport pekan lalu, mereka sangat membutuhkan seorang striker, dua gelandang dan satu full-back.

Masalah mereka yang lain adalah Prandelli tidak akan ada di Valencia menyambut pemain yang mungkin akan datang musim dingin ini karena dia baru saja mengundurkan diri. Sementara itu direktur olahraga Yesus Garcia Pitarch juga mengikuti manajer asal Italia tersebut, dia mengundurkan diri di saat bursa transfer musim dingin sedang berjalan.

Pitarch mungkin bukan direktur olahraga paling dicintai suporter atau pelatih, Rafael Benitez pernah mengatakan “Ini seperti saya meminta sofa dan mereka memberikan saya lampu” tetapi setidaknya dia bisa mendatangkan pemain seperti Simone Zaza.

Sekarang kita perlu dilihat apakah penggantinya, Jose Ramon Alexanko yang sebelumnya bekerja di akademi klub akan berusaha menyelesaikan negosiasi setengah jalan yang ditinggalkan Pitarch sebelum jendela transfer ditutup. Jika gagal maka bayang-bayang degradasi akan terus menghantui Valencia.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, mereka tidak membuat satu clean sheet pun musim ini dan telah kebobolan 29 gol dari 15 pertandingan, rekor terburuk keempat La Liga. Itu bisa lebih buruk kalau saja mereka tidak punya salah satu kiper terbaik Spanyol, Diego Alves, kemudian Mat Ryan dan Jaume Domenech.

Di depan tidak satupun pemain Valencia mencetak lebih dari lima gol dan pinjaman dari Barcelona, Munir El Hadadi masih kesulitan membuat dampak di klub ini sementara Rodrigo Moreno dipaksa bermain di tempat yang bukan posisi alaminya.

Dengan suporter yang semakin tidak puas dan masih harus melewati laga tandang melawan Villarreal, Atletico Madrid, Real Madrid dan Barcelona, juara enam kali Spanyol ini bisa gagal mengumpulkan poin yang cukup untuk mengamankan mereka dari degradasi.

Sejarah mencatat, Valencia merupakan salah satu tim La Liga paling disegani di awal 2000an hingga satu dekade terakhir. Tim berjuluk Los Che ini sempat merusak dominasi Real Madrid dan Barcelona kala menjadi juara Liga Spanyol musim 2001/02 dan 2003/04. Tim Kelelawar juga pernah menjadi runner-up Liga Champions dua musim beruntun (1999/00 dan 2000/01). Jangan lupakan pula torehan Copa del Rey di musim 2007/08. Secara total, Valencia telah memenangkan enam gelar La Liga, tujuh Copa del Rey dan masing-masing satu trofi Piala Winners dan Piala UEFA.(Sumber: Marca)

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini