in ,

Marcelo Bilang Hanya Orang Sirik Yang Ragukan Kehebatan Ronaldo, Setuju?

Sepakbola.com, Madrid – Bek kiri Real Madrid, Marcelo mengaku tak punya banyak waktu untuk mengurusi orang-orang yang selalu mengkritik bintang Los Blancos, Cristiano Ronaldo.

Bahkan pemain asal Brasil ini tak segan menyebut banyak pihak yang sirik dengan kehebatan megabintang asal Portugal itu.

Real Madrid berhasil torehkan satu lagi hasil impresifnya di Liga Champions musim ini, di mana skuat asuhan Zinedine Zidane mampu memenangkan pertandingan leg pertama babak perempatfinal dengan skor 2-1 kontra Bayern Munchen di Allianz Arena.

Istimewanya lagi, Los Merengues sempat tertinggal satu gol di babak pertama lewat sundulan Arturo Vidal memanfaatkan sepak pojok Arjen Robben. Namun dengan mentalitas luar biasa, mereka mampu membalikkan keadaan di babak kedua lewat inspirasi dua gol dari Cristiano Ronaldo. Itu menjadi kali keempat CR7 mencetak gol ke gawang Manuel Neuer di Allianz Arena, serta mencatatkan dirinya sebagai pemain pertama yang torehkan 100 gol di kompetisi antar klub Eropa.

Bersamaan dengan itu, sepanjang pertandingan Ronaldo mendapat sorakan intimidasi dari pendukung tuan rumah. Itu menunjukkan betapa besarnya pengaruh Ronaldo di dunia sepak bola saat ini dan bagaimana menterengnya nama CR7 sejauh ini.

Sepanjang kariernya, peraih Ballon d’Or 2016 itu kerap dihujani berbagai cemoohan dan kritik, baik di level klub maupun tim nasional. Namun, pemain depan 32 tahun itu tetap tak berubah dan justru menjadikan kritik tersebut sebagai motivasi untuk semakin baik.

BACA
Lewandowski Digosipkan Ingin Berkostum Real Madrid, Apa Tanggapannya?

Marcelo pun menerangkan bagaimana perlakuan media serta orang-orang yang kerap menunjukkan sikap kurang terpuji kepada rekannya tersebut.

“Saya pikir mereka memiliki masalah, mungkin itu adalah kecemburuan. Saya tidak tahu apa yang  salah dengan mereka, dia bekerja keras dan membantu timnya,” tegas Marcelo.

“Itu disebut sebuah sifat iri, Anda hanya bisa melihat dari segi torehannya dan dia masih tetap produktif dalam mencetak gol. Dia bahagia untuk mencetak dua gol itu, namun dia lebih bahagia dengan hasil akhirnya.”

Pada pertandingan di Allianz Arena, ada dua kerugian yang sebenarnya diperoleh kubu Bayern, mereka tak bisa menambah keunggulan saat mendapatkan penalti yang dieksekusi oleh Arturo Vidal, kemudian Javi Martinez yang harus diusir oleh wasit karena mendapat kartu kuning kedua atas pelanggarannya kepada Ronaldo dalam situasi serangan balik.

Menanggapi hal tersebut, Marcelo tak menolak bahwa kartu merah Martinez membuat timnya seperti mendapat kado spesial. Pasalnya, sepanjang sisa pertandingan dengan melawan 10 pemain Bayern, Madrid praktis sangat mendominasi permainan.

“Kami membuat itu jadi sangat berharga. Kami menampilkan performa luar biasa, namun kami juga membiarkan satu gol terjadi.” pungkas Marcelo.

Masih ada leg kedua pada tanggal 19 April yang bakal digelar di Santiago Bernabeu. Segala kemungkinan masih bisa terjadi, karena meski tertinggal, raksasa Bavaria masih memiliki kesempatan. (Sumber: MARCA)

 

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Avandi Wiradinata

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%