,

Jelang Final Liga Europa, Manajer Ajax: Manchester United Yang Tertekan!

Jelang Final Liga Europa manchester-united-ajax-bosz
Manajer Ajax Peter Bosz yakin saat ini Manchester United yang tertekan

Sepakbola.com, Amsterdaam – Manajer Ajax Peter Bosz yakin timnya tidak akan tertekan pada laga final Liga Europa hari Kamis (25/5). Menurutnya, tekanan tekanan besar ada pada sang lawan, Manchester United.

Partai final Liga Europa di Stockholm pekan depan merupakan final pertama Ajax di kompetisi Eropa sejak 1996, itu berarti mereka sudah 21 tahun tak merasakan atmosfer final kompetisi Eropa.

Persiapan normal untuk final

Ajax sudah mengamankan tiket Liga Champions untuk musim 2017-2018 karena mereka finish di urutan kedua Eredivisie. Sedangkan Manchester United finish di peringkat enam klasemen Premier League dan hanya akan bermain di kompetisi Eropa bila mereka menang di Friends Arena.

“Kami mencoba melakukan pesiapan dengan normal, tetapi kemudian pemain sadar ini bukan pertandingan biasa,” kata Bosz dikutip dari rte.ie (18/5).

“Saya tidak tahu bagaimana reaksi pemain pada hari Rabu. Saya tidak merasakan adanya tekanan, saya hanya melihat peluang. Semua bermimpi bermain pada pertandingan seperti itu,”

“Mereka (United) punya anggaran besar, jadi mungkin tekanan pada mereka lebih besar. Kami mencoba untuk memainkan permainan kami sendiri.”

Waktu istirahat cukup

Ajax memiliki jeda waktu pertandingan yang lebih panjang dari Manchester United. Davy Klassen dkk punya waktu 10 hari untuk mempersiapkan pertandingan ini karena sudah memainkan laga terakhir di Eredivisie saat menang 3-1 melawan Willem II pada hari Minggu (14/5).

Sedangkan United hanya memiliki waktu kurang dari tiga hari setelah mereka bertanding melawan Crystal Palace pada hari Minggu (21/5).

“Kami punya pemain yang fantastis, jika tidak kami tidak akan di final,” tambah Bosz.

“Kami fit dan segar. Tidak ada yang cedera, hari ini kami berlatih dengan 24 pemain, ada juga Daley Sinkgraven yang kembali pulih setelah cedera,” (Sumber: rte.ie)

BACA
Sejarah Rivalitas Segitiga Penguasa Eredivisie: Feyenoord, Ajax, PSV