in

Manchester United Diterpa Badai Cedera, Wenger Pantang Jemawa

Sepakbola.com, Manchester – Jelang big match lawan Manchester United dalam lanjutan Premier League akhir pekan ini, manajer Arsenal Arsene Wenger enggan menganggap remeh kondisi lawannya.

Saat ini United memang tengah diterpai badai cedera karena kehilangan banyak pemain inti. Zlatan Ibrahimovic dipastikan harus mengakhiri musim lebih dini karena mengalami cedera lutut. Luke Shaw, bek kiri yang tidak terlalu sering jadi starter tetapi setiap dimainkan tampil impresif, harus mengakhiri musim lebih cepat juga karena cedera.

Selain itu Jose Mourinho juga sempat khawatir karena sejumlah pemain United mengalami kelelahan karena harus berhadapan dengan Celta Vigo dalam babak semifinal Liga Europa tengah pekan ini.

Manchester United Masih Berkualitas

Kendati demikian, Wenger mengajak anak asuhnya untuk tak jemawa karena sedang tak mengalami masalah serius terkait cedera pemain. Biar bagaimanapun, United di mata Wenger tetaplah lawan yang tangguh dan sulit dikalahkan.

“Mereka punya skuat yang masif dengan pemain berkualitas,” ujar Wenger dilansir Independent.

“Kami tidak akan mencari-cari kelemahan mereka. Siapapun yang mereka mainkan pasti tetap membuat mereka kuat,” sambungnya.

Ogah Bahas Perselisihan Dengan Mourinho

Selain karena kedua klub memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan, laga ini menarik lantaran hubungan Wenger dan Mourinho yang tak akur sejak The Special One membesut Chelsea pada 2004. Keduanya kerap berselisih ketika bertemu.

Salah satu contohnya saat Wenger menolak menjabat tangan Mourinho seusai The Gunners menjuarai Community Shield 2015. Tapi Mourinho akhirnya menyalami satu per satu pemain Arsenal saat menuruni tangga seusai menerima medali.

Namun Wenger menegaskan tak ingin membahas perselisihan tersebut karena fokusnya pada laga nanti adalah memperbaiki performa Arsenal setelah dikalahkan Tottenham Hotspur pekan lalu.

BACA
Berkonflik Dengan Cavani, Neymar Dicap Sebagai Anak Kecil Menyebalkan

“Saya tidak berniat ribut dengan manajer. Yang saya inginkan cuma tim bisa bangkit dan bermain dengan performa bagus,” lanjut The Professor. (Sumber: Independent/Daily Mail)

 

Penulis: Rizky Kurniawan Suhyar/Editor: Avandi Wiradinata

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%