in

5 Faktor Yang Bisa Bikin Bakayoko-Kante Sebagai Duet Lini Tengah Terkokoh Musim Depan

Sepakbola.com, London – Chelsea akhirnya berhasil mengamankan tanda tangan Tiemoue Bakayoko dari Monaco dengan biaya 40 juta pounds. Dia dikontrak selama lima tahun di Stamford Bridge.

The Blues mengumumkan kabar gembiranya itu pada hari Sabtu (15/7) malam, sekaligus menyudahi spekulasi transfer yang mengaitkan gelandang muda Prancis itu. Kedatangan gelandang 22 tahun ini semakin memperkuat lini tengah The Blues, mengingat kapasitas yang dibawa Bakayoko sangat mentereng.

Sebagai bukti musim lalu ia berhasil membawa Monaco meraih gelar Ligue 1 mengalahkan PSG, dan menembus babak semifinal Liga Champions sebelum dikalahkan Juventus.

Menyambut suka cita ini, para fans Chelsea akan sangat menunggu bagaimana duet yang akan diperlihatkan N’Golo Kante dan Bakayoko musim depan, hasil racikan tangan dingin Antonio Conte.

Duet keduanya diproyeksikan sebagai senjata mereka dalam mempertahankan gelar Liga Inggris dan berbicara banyak di Liga Champions.

Hal ini tentunya membuat masa depan Nemanja Matic hampir dipastikan selesai bersama The Blues. Sejauh ini mereka tengah mempertimbangkan untuk menjual gelandang Serbia itu, dan sudah ada Juventus dan Manchester United yang antre.

Berikut lima faktor yang bisa membuat duet Bakayoko-Kante akan sangat kokoh musim depan.

1. Tackling

Kedua pemain tersebut memiliki energi seperti tak ada habisnya. Mereka mampu menjelajahi seisi lapangan, dan tak akan memberikan para striker lawan waktu serta ruang untuk mengancam gawang Chelsea.

Kante sudah menunjukkannya musim lalu bagaimana krusialnya peran yang ia tonjolkan untuk The Blues, dia bahkan berhasil membuat 82 tackle. Sementara Bakayoko membuat 56 takel dalam 32 penampilannya di Ligue 1, dan juga memenangkan 80 persen duel, jika digabungkan dengan Kante menjadi 64,6 persen.

2. Gol

BACA
[VIDEO] CUPLIKAN GOL Leicester City 2-0 Liverpool: The Reds Tereliminasi Dari Piala Liga

Kemampuan menembak Bakayoko-Kante terbilang kurang, meski alamiahnya memang sisi bertahan dari mereka lebih menonjol ketimbang sisi penyerangan. Maka dari itulah, ini menjadi aspek yang perlu ditingkatkan Antonio Conte.

Bakayoko sendiri mencetak dua gol di liga Prancis, sementara Kante hanya menyarangkan satu gol. Namun jangan salah praduga, apa Anda ingat gol jarak jauh Kante ke gawang Manchester United? Sebenarnya tak begitu jelek amat, tapi butuh momen yang pas untuk mereka bisa mencetak gol-gol penting.

3. Assist dan penciptaan peluang

Lagi, ini adalah area yang perlu dikembangkan lagi dari keduanya. Sangat pantas bagi seorang gelandang bisa menciptakan banyak peluang dan sisi kreativitas yang lebih. Baik Kante dan Bakayoko, mereka hanya membuat satu assist musim lalu.

Sedangkan dari segi penciptaan peluang, Kante lebih banyak dengan torehan 22 peluang dan Bakayoko 14 peluang. Namun ini tak begitu wajib bagi keduanya, mengingat posisi mereka adalah gelandang jangkar pembagi dan perebut bola. Tugas yang satu ini sudah ditugaskan untuk Eden Hazard dan Pedro Rodriguez yang kerap mengancam gawang lawan.

4. Kekuatan fisik

Tak perlu diragukan lagi, Kante musim lalu menjadi pemain paling sering diturunkan. Terhitung ia hanya melewatkan tiga pertandingan saja di Liga Inggris, dan mampu tampil konsisten sepanjang musim.

Sementara Bakayoko, tampil sebanyak 32 kali dengan tujuh di antaranya sebagai pemain pengganti. Dengan usia yang masih 22 tahun, memiliki pertandingan begitu banyak musim lalu akan sangat membantunya untuk cepat beradaptasi di skuat The Blues.

Daya tahan fisik untuk kerja ekstra keras memang sangat dibutuhkan seorang gelandang bertahan. Bakayoko-Kante sudah terbukti mampu menunjukkannya.

5. Akurasi operan

BACA
Tak Bisa Kalahkan Arsenal, Kapten Chelsea Frustasi

Mereka adalah kunci permainan penguasaan bola dalam sebuah pertandingan. Peran sentral menjadi titik di mana seorang gelandang diharuskan mampu mendistribusikan bola dengan baik.

Kante memiliki akurasi passing sedikit lebih baik dengan 88,8 persen ketimbang yang dimiliki Bakayako yakni 87,1 persen. Sudah bisa ditebak bagaimana keduanya akan memainkan peran sebagai distributor bola, khususnya dalam segi menyerang. Patut ditunggu kerjasama keduanya akan seperti apa musim depan.

 

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Avandi Wiradinata

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%