in

5 Catatan Penting Kemenangan Arsenal Atas Chelsea Di Community Shield

Sepakbola.com, London – Laga yang bertensi tinggi tersaji sejak awal babak, Arsenal mampu menjadi jawara Community Shield saat berhasil tumbangkan Chelsea dalam babak adu penalti 4-1. Padahal The Gunners sempat tertinggal dan kemudian mengakhiri pertandingan di waktu normal dengan skor 1-1.

Impresifnya, skuat asuhan Arsene Wenger tampil lebih dominan dalam pertandingan ini. The Blues dibuat tak berkutik meski sempat memiliki kesempatan besar untuk memenangkan laga setelah unggul terlebih dahulu.

Namun berikut lima catatan penting yang terjadi dalam kemenangan Arsenal atas Chelsea.

1. Kreativitas Chelsea menurun tanpa kehadiran Hazard

The Blues mampu tampil perkasa saat memenangkan titel Liga Inggris musim lalu tapi hal itu patut dimaklumi, mengingat mereka hanya memainkan satu partai setiap minggunya. Ini membuat Antonio Conte memiliki banyak waktu untuk duduk dengan para pemainnya dan membahas taktik serta analisis terhadap pertandingan yang akan dilangsungkan.

Ada satu nama yang paling menonjol kontribusinya, dia lah Eden Hazard. Tanpa kehadiran gelandang serang asal Belgia itu, membuat Chelsea nampak kebingungan dalam hal kreatifitas.

Pedro yang kerap dipasangkan dengannya, tampil seperti kehilangan sosok yang sering membantunya bergerak leluasa. Jadi ini merupakan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan mengingat minggu depan kompetisi sudah dimulai.

2. Danny Welbeck tampil menggila

Arsenal dalam laga ini belum bisa diperkuat dua pemain bintangnya Alexis Sanchez dan Mesut Ozil, bahkan mereka sama sekali tak tercantum namanya dalam daftar skuat. Ini menjadi momentum besar bagi Danny Welbeck yang tampil sebagai starter untuk unjuk gigi.

Striker internasional Inggris itu pun menjawab kepercayaan dengan sangat baik, dia mampu menyebabkan masalah bagi lini pertahanan Chelsea. Penjagaan bola yang kuat dan mampu menciptakan peluang dari sisi sayap, menjadi nilai plus Welbeck dalam laga kali ini.

BACA
Pulangkan Diego Costa Ke Atletico, Chelsea Banjir Kritik

3. Chelsea butuh tiga gelandang bertahan

Satu hal yang sudah jelas terlihat di laga pramusim bahwa Chelsea membutuhkan gelandang bertahan lain. Tiemoue Bakayoko memang berstatus superstar baru dan akan menjadi duet paling ampuh bersama N’Golo Kante. Tapi siapa yang bisa menemani mereka di barisan lini tengah Chelsea?

Bakayoko masih belum bisa dimainkan saat hadapi Arsenal, jadi mereka memainkan Cesc Fabregas di posisi menemani Kante. Dari segi menyerang eks lulusan La Masia itu tak memiliki masalah, tapi ketika sudah diminta bertahan bisa menjadi bencana bagi tim.

Fabregas sangat buruk dalam situasi duel satu lawan satu, dan Arsenal yang mengandalkan kecepatan para pemainnya membuat lini kedua The Blues kepayahan.

Ini menjadi konsekuensi mereka setelah membuang Nathaniel Chalobah dan Nemanja Matic. Tak ada pemain sepadan yang bisa menjadi alternatif lain di dalam skuat pilihan Conte.

4. Penampilan Lacazette jadi yang paling ditunggu

Hanya memainkan laga selama 66 menit, dan digantikan oleh Olivier Giroud, Lacazette tidak mencetak gol dan penampilannya pun tak terlalu mengesankan. Tapi jika Anda mencermati lebih detail lagi, ini merupakan debut menjanjikan dari Lacazette untuk merengkuh kesuksesan di musim pertamanya di Liga Inggris.

Dia mampu bermain melebar, di depan sendirian dan kecerdasan membaca situasi permainan. Semua yang ia lakukan begitu bagus. Jadi, ini membuat penasaran apa yang bisa diberikan lebih lagi dari seorang pencetak 37 gol musim lalu bersama Lyon itu.

5. Sead Kolasinac luar biasa

Bek kiri yang baru didatangkan musim ini tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-32, saat Per Mertesacker ditarik keluar akibat cedera. Dia kemudian mengisi jajaran tiga bek yang diusung Wenger.

BACA
Everton Dianggap Bisa Raih Posisi Empat Besar, Koeman: Itu Menggelikan

Ketenangan serta kekuatan yang dimiliki bek asal Bosnia ini mampu membuat lini pertahanan The Gunners menjadi tenang. Chelsea selalu kesulitan untuk meruntuhkan benteng kokoh yang digalang Kolasinac.

Puncaknya ketika babak kedua menyisakan delapan menit lagi, dan Arsenal dalam keadaan tertinggal. Bek yang didatangkan dari Schalke ini tampil sebagai pahlawan lewat gol sundulannya menerima umpan Granit Xhaka.

Hasil yang kemudian memaksa kedua tim untuk melakukan babak adu penalti. The Gunners keluar sebagai pemenangnya (4-1).

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Rudi Purwantoro

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%