in

Komparasi Mane vs Coutinho: Siapa Pemain Terbaik Liverpool Saat Ini?

Sepakbola.com, Liverpool – Bila Anda bertanya kepada penggemar Liverpool satu bulan lalu siapa pemain terbaik mereka, kemungkinan besar hampir semua akan mengatakan Philippe Coutinho.

Mungkin ada juga yang mengatakan Jordan Hernderson atau jawaban lainnya, tetapi mayoritas pasti setuju bintang Brasil tersebut talenta terbaik di Anfield. Namun, sekarang tidak akan mengejutkan bila penggemar The Reds akan menjawab Sadio Mane, bukan Coutinho yang terbaik di Anfield.

Tentu ada pengaruh soal keinginan Coutinho hengkang ke Barcelona, sementara Mane sama sekali belum ada isyarat angkat kaki. Akan tetapi aksinya di lapangan juga punya andil. Mane sensasional untuk Liverpool yang memulai musim ini tanpa Coutinho dan sekarang isu pemain terbaik Liverpool menjadi perdebatan. Mari kita coba telusuri.

Perbandingan Gol

Pemain Terbaik Liverpool
Pemain Terbaik Liverpool: Sadio Mane lebih baik dalah urusan mengkonversi peluang.

Gol mengubah pertandingan dan merupakan tuntutan untuk pemain depan. Bisa konsisten memasukkan bola ke gawang adalah kemampuan yang tak ternilai. Mane dan Coutinho punya ini pada 2016-2017, masing-masing mencetak 13 gol di liga.

Tidak ada yang bisa menandingi enam gol Coutinho di Premier League yang dicetak dari luar kotak penalti, tetapi tendangan jarak jauhnya sebenarnya memberikan keuntungan untuk Mane di sini.

Statistik mengatakan Coutinho melepaskan 69 tembakan (tidak termasuk yang di blok) dan mencetak 13 gol, bila di konversi angkanya 19%. Tidak buruk. Sementara itu, 13 gol Mane hanya berasal dari 38 tembakan dan sederhananya dia pencetak gol yang lebih efisien.

Pemenang: Mane

Perbandingan Kreativitas

Pemain Terbaik Liverpool
Pemain Terbaik Liverpool: Philippe Coutinho lebih banyak mengkreasi peluang.

Bisa memberikan kontribusi besar pada tim atau mendikte permainan sama pentingnya dengan mencetak gol. Punya penglihatan yang jeli untuk mengarahkan bola ke kepala atau posisi yang enak untuk rekan setim, passing di antara ruang sempit dan membuka ruang bisa sangat berdampak pada pertandingan.

BACA
Barca Perbaharui Kontrak Messi Dan Sedang Memproses Kesepakatan Seumur Hidup

Mane dan Coutinho sama-sama pemain kreatif, tetapi jelas pemain Brasil ini lebih unggul. Dia mampu bermain di lini tengah atau sayap kiri, dia memberi Liverpool level kontrol yang baik dan ketenangan saat mereka kesulitan. Pemain asal Brasil ini menciptakan 65 peluang (7 assist) sedangkan Mane 44 peluang (5 assist). The Little Magician juga memproduksi 16 umpan terobosan, tujuh di antaranya komplet. Dia kreator lini tengah yang sangat bagus. Ini alasan Barcelona ngebet merekrutnya untuk menjadi pengganti Andres Iniesta.

Pemenang: Coutinho

Perbandingan Skill

Pemain Terbaik Liverpool
Pemain Terbaik Liverpool: Aksi-aksi Sadio mane lebih variatif, efektif, plus didudkung kecepatan.

Terkadang gol dan assist saja tidak cukup. Anda ingin lebih. Belum tentu menjadi hal yang subtansial, tetapi ada yang spesial. Tambahan skill individual akan membuat suporter bergemuruh.

Ini hampir tidak bisa diukur, kita hanya bisa tahu ketika melihatnya, entah itu skill melewati lawan, salto atau yang lainnya. Tetapi soal skill ini tergantung eksekusinya. Kita melihat penggunaan skill yang tepat, indah dan berguna kemudian merasa kagum. Ada juga yang berskill tetapi tidak tepat atau malah berlebihan.

Coutinho dan Mane sama-sama pemain berskill hebat, tetapi Mane lebih halus. Trick yang sering dia gunakan dan sering berhasil membalikkan badan untuk menggiring bola dengan kecepatan tinggi atau melepaskan tembakan, assist dengan backheel dan mengelabuhi lawan dengan kecepatan kaki. Skil-skill ini masih unggul dibanding skill Coutinho.

Pemenang: Mane

Kemampuan Bertahan

Pemain Terbaik Liverpool
Pemain Terbaik Liverpool: Philippe Coutinho cukup efisien dalam membantu meredam serangan lawan.

Bertahan juga hal yang substansial dan walau Mane dan Coutinho penyerang diharapkan mereka berperan membantu pertahanan. Jurgen Klopp adalah manajer yang rajin dan terorganisir, dia ingin membuat semua pemainnya bekerja maksimal untuk menyerang dan bertahan.

Kedua pemain ini bersedia memenuhi tuntutan Klopp. Dengan kecepatan dan tekad mereka berhasil membuat beberapa aksi bertahan dan merebut bola. Mane mengesankan dalam hal ini, tetapi masih kalah dari Cotuinho. Pemain Brasil ini memenangkan 23 tackle dan membuat 14 intersep musim lalu sedangkan Mane 16 tackle dan 8 intersep. Dan hanya bek mereka yang lebih unggul untuk hal ini.

BACA
(REVIEW) Indonesia 2-3 Suriah: Timnas U-23 Kalah Tipis

Pemenang: Coutinho

Secara taktis

Pemain Terbaik Liverpool
Pemain Terbaik Liverpool: Absennya Sadi Mane lebih berpengaruh terhadap performa Liverpool.

Satu hal yang tidak bisa diremehkan adalah seberapa penting pemain terintegrasi ke taktis Klopp di Liverpool. Bila lebih dari satu sistem yang dipakainya harusnya sudah menjadi raja, tetapi sistemnya dibentuk dari pria-pria dan beberapa lebih bernilai dari yang lain.

Coutinho jelas merupakan bagian kreatif utama di kiri atau tengah, namun absennya Sadio Mane karena bermain untuk Piala Afrika tahun lalu menghentikan laju The Reds yang luar biasa, ini tidak bisa disebut kebetulan. Dan terutama Liverpool bermain tanpa Coutinho awal musim ini dan mereka tidak terlalu kesulitan, itu juga menunjukkan Mane luar biasa.

Pemenang: Mane

Favorit fans

Pemain Terbaik Liverpool
Pemain Terbaik Liverpool: Rumor keinginan Philippe Coutinho hengkang membuat popularitas Sadio Mane menanjak.

Taktis memang penting, tetapi terkadang pemain juga harus dicintai para penggemarnya. Fans semua melihat mereka ketika sedang terpuruk, mereka percaya pemain ini bisa mewujudkan sesuatu. Ini tidak sulit untuk diketahui, dengarkan suara suporter di stadion ketika pemain menggiring bola. Bagi Liverpool dulunya adalah Coutinho. Tetapi, dia kemudian tergoda dengan Barcelona.

Sementara itu Mane tak pernah mengungkapkan apapun selain senang bisa bermain di Marseyside. Dia berdiri tegak untuk The Reds, berulang kali menjadi pemain kunci. Dia muncul entah dari mana untuk menyelamatkan hari Liverpool. Dan ketika atmosfer Anfield agak kurang saat menjamu Hoffenheim, Mane-lah yang membangkitkan motivasi mereka lagi. Dengan kecepatan dan semangat yang diciptakannya untuk Anfield, mereka menegaskan Mane jimat baru mereka.

Pemenang: Mane

Skor Akhir: Sadio Mane 4-2 Philippe Coutinho

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%