in

Gareth Bale Beberkan Gunakan Penghilang Rasa Sakit di Final Liga Champions

Sepakbola.com, Madrid – Gareth Bale mengungkapkan bahwa dirinya pernah bermain dengan menahan rasa sakit saat final Liga Champions antara Real Madrid kontra Juventus di Cardiff. Bale ketika itu baru sembuh dari cedera, harus mengonsumsi obat pereda rasa sakit karena memaksakan diri untuk bermain.

Memang, hampir separuh musim lalu Bale menghabiskan waktunya di ruang perawatan. Beberapa cedera pernah ia derita, sehingga menghambat kariernya di Madrid, dan tak mampu berkontribusi banyak, saat Merengues merengkuh gelar La Liga dan Champions League.

Cedera terparahnya adalah lutut, sampai-sampai winger asal Wales itu harus melakoni operasi dan menepi selama kurang lebih tiga bulan. Bale baru bisa benar-benar sembuh jelang musim berakhir, saat pertandingan final Liga Champions lebih tepatnya.

Final tersebut terasa begitu istimewa bagi Bale, mengingat laga itu digelar di kampung halamannya sendiri di Cardiff. Tekadnya pun tinggi, dengan ingin segera sembuh agar bisa tampil di partai puncak kompetisi elite Eropa.

Sang entrenador, Zinedine Zidane memberinya kesempatan dengan menjadi pemain pengganti dalam laga yang akhirnya dimenangkan Madrid dengan skor 4-1 atas Si Nyonya Tua. Diakuinya, ia merasakan sakit serius di kakinya sepanjang menit saat ia bermain.

Sekarang, timbul perasaan menyesal darinya karena memaksakan diri untuk bermain. Ia mengatakan bahwa seharusnya dirinya lebih fokus untuk proses pemulihan cederanya, agar kondisinya bisa jauh lebih baik.

“Sekarang mudah mengatakan semestinya saya membutuhkan waktu istirahat lebih banyak. Tapi ketika Anda dalam keadaan cedera selama tiga bulan dan Anda melihat rekan-rekan Anda bermain, Anda pasti sangat ingin kembali bermain dan itulah yang saya lakukan,”

“Saya harus minum banyak pereda nyeri untuk bisa bermain. Dan iya, sekarang saya merasa saya seharusnya istirahat lebih lama untuk memulihkan kondisi sehingga saya bisa bermain lebih baik dan bisa melakukan segala hal bahwa, dengan sakit di engkel, tidak bisa lakukan.”

BACA
[VIDEO] HIGHLIGHT Atletico Madrid 0-0 Real Madrid: Mandul, Duo Madrid Makin Jauh Dari Puncak

“Jika saya bisa kembali mengulang masa lalu, saya ingin istirahat lebih lama untuk pemulihan,”

Alhasil, berujung pada paksaan bermain di waktu cedera, membuatnya sulit untuk kembali menemukan sentuhannya lagi dengan cepat. Terbukti musim ini baru bergulir, kritik sudah menghujaninya karena penampilan yang dinilai kurang.

Real Madrid memulai kampanye musim ini dengan kurang menjanjikan, menang di pekan perdana, dua laga berikutnya hanya menuai dua poin saja dari Valencia dan Levante. Dalam dua laga terakhir itu, performa Bale menjadi yang paling disorot sejauh ini. (Sumber: Squawka)

 

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Avandi Wiradinata

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%