in

[ANALISIS] Ini Alasan Liverpool Tak Perlu Cemas Dengan Absennya Sadio Mane

Sepakbola.com, Liverpool – Sadio Mane diperkirakan tak akan bisa memperkuat Liverpool dalam tiga pertandingan ke depan. Hukuman itu merupakan buntut kartu merah langsung yang didapatnya saat The Reds dhancurkan Manchester City di Etihad Stadium akhir pekan kemarin.

Mane bertabrakkan dengan kiper The Citizens, Ederson Moraes. Dan sialnya, pemain Senegal itu menghajar sang kiper dengan telapak kaki terbuka. Itu membuat Ederson terkapar dan tak mampu melanjutkan pertandingan, sementara Mane diusir oleh wasit Jon Moss.

Bermain dengan 10 pemain, The Reds tak berdaya dan dipermalukan City dengan skor telak 5-0. Hasil tersebut menjadi kekalahan perdana Si Merah musim ini.

Meski begitu, muncul berbagai pro dan kontra mengenai insiden Mane vs Ederson. Namun Liverpool perlu bersiap-siap jika banding mereka dengan larangan tiga laga tak dikabulkan FA.

Berikut dua alasan Liverpool tak perlu mencemaskan absennya Mane.

1. Menghilangkan ketergantungan pada Mane

Tak perlu dipungkiri lagi, Liverpool pasti mengalami sedikit kesulitan jika Mane sedang absen. Hal itu sudah dibuktikan pada musim lalu, tepatnya pada Januari saat Mane membela negaranya Senegal di ajang Piala Afrika.

Liverpool dibuat menderita dan susah payah untuk menemukan performa terbaik. Buruknya lagi, mereka hanya menang sekali dalam tujuh laga pada periode tersebut.

Kemudian muncul lah kecemasan yang sama dari para pendukung The Reds, bahwa periode Januari kelam itu bakal terulang sehingga performa The Reds semakin menurun.

Winger 25 tahun itupun kembali tunjukkan perannya yang begitu vital untuk The Reds musim ini. Sebelum laga vs City, Mane berhasil menyabet gelar pemain terbaik Liga Inggris bulan Agustus dengan torehan tiga golnya. Ia bersama Firmino dan Salah menjelma menjadi trio menakutkan di Premier League.

BACA
Masih Tentang Sevilla, Coutinho Minta Liverpool Move On

Namun demikian, Liverpool baru memainkan empat laga di Liga inggris musim ini. Berbeda dengan saat Januari lalu, di mana ia sudah tampil dalam banyak laga. Jadi masih ada sedikit celah bagi Liverpool untuk menghilangkan sedikit ketergantungannya pada Mane.

Tanggung jawab berikutnya diberikan kepada Jurgen Klopp, bagaimana ia mampu mengatasi situasi ini. Dengan mencari formula yang sedikit jitu agar situasi tak terlalu berlarut.

2. Memercayai Coutinho lagi

Habis Mane terbitlah Coutinho, mungkin itu bisa menjadi peribahasa yang cukup bagus untuk menggambarkan situasi Liverpool saat ini. Kesempatan emas bagi playmaker asal Brasil itu membangun image dan mengambil hati para Liverpudlian lagi.

Siapa tak tahu rumitnya masa depan Coutinho sepanjang musim panas ini. Dia mengajukan permintaan transfer kepada klub, untuk mewujudkan hasratnya bergabung dengan raksasa La Liga Barcelona. Namun klub sama sekali tak memberikan restu, dan membuat Coutinho terpaksa bertahan setidaknya satu musim lagi.

Tapi, apakah dia tidak akan sudi lagi bermain dengan klub yang telah mengekangnya? Jika benar itu terjadi, maka Coutinho telah membunuh kaiernya sendiri. Logikanya, bila dia ingin tetap pindah musim depan, sang pemain itu sendiri harus mengembalikan performanya, bukan?

Sebagai pemain profesional, tentunya Coutinho akan menyadari hal ini. Dengan absennya Mane, ia kemungkinan besar akan mendapat kesempatan itu lagi oleh Klopp.

Dan peluang tampil reguler ada di depan mata, berkontribusi besar untuk Liverpool akan memudahkan ia memuluskan rencananya bergabung dengan Barca musim depan. Itupun jika ia masih berhasrat untuk hal tersebut.

Masuknya Coutinho lagi membuat formasi bisa sedikit berubah, tapi kembali lagi pada selera Klopp.

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%