Gaston Salasiwa, Gelandang Almere City Keturunan Maluku yang Siap Bela Timnas Indonesia

Sepakbola.com – Program naturalisasi pemain yang kembali dijalankan PSSI ternyata menarik minat para pemain keturunan yang berkarier di luar negeri untuk membela tim nasional Indonesia. Gelandang Almere City, Gaston Salasiwa merupakan salah satu di antara banyak pemain berdarah Indonesia yang siap memperkuat skuat Garuda.

Gassao, sapaan akrabnya, memulai karier profesional kala menjalani debut untuk Telstar di pentas Jupiler League pada 16 Januari 2009. Ketika itu ia berstatus pemain pinjaman dari AZ Alkmaar. Gassao langsung menarik perhatian publik dengan menyumbangkan dua gol dan satu assist dalam kemenangan 4-1 atas FC Eindhoven. Setelah hari itu, Gaston hampir selalu menjadi pemain inti Telstar.

Karier Salasiwa mulai memelesat setelah bergabung dengan Almere City pada 2014. Sepanjang perjalanan hingga pertengahan musim 2017-18, gelandang serba bisa tersebut telah mengoleksi delapan gol dan 13 assist dalam 116 penampilan untuk Almere.

“Masa-masa saya bersama Almere terasa bagus, klub ini punya ambisi tinggi. Mereka ingin promosi ke Eredivisie secepat mungkin. Kami hampir (promosi, red) tahun lalu namun kami kalah di babak play-off,” buka Gassao ketika dihubungi Sepakbola.com melalui Instagram pribadinya.

“Momen terbaik saya bersama Almere ketika menjadi juara periode. Kami lolos ke play-off lewat fase ini dan kami membuat sejarah,” tambahnya.

Meski memiliki karier gemilang di Belanda, Gassao tak lantas melupakan tanah leluhurnya, Indonesia. Pada faktanya, Gaston Salasiwa pernah berkarier di Indonesia. Tepatnya pada 2011 silam, Gassao mencoba peruntungan dengan menerima pinangan Bintang Medan untuk berkompetisi di Liga Primer Indonesia.

Sayangnya, carut marut yang terjadi di sepak bola Indonesia saat itu membuat kompetisi harus berhenti di tengah jalan. Sementara Gassao memutuskan untuk pulang ke negeri kincir angin. Kendati begitu, sahabat karib Irfan Bachdim ini masih membuka peluang untuk berkarier di Indonesia lagi.

“Saya pikir ini (Liga 1, red) liga yang bagus. Setiap stadion penuh, semangat dari fans membuat kompetisi lebih atraktif,”

Ditanya klub mana yang akan menjadi tujuannya, Gassao mengatakan: “Saya lebih memilih klub yang memiliki ambisi untuk menjadi juara liga.”

Rencana Gassao untuk melanjutkan karier di Indonesia bisa saja memuluskan hasratnya untuk bisa dinaturalisasi dan segera memperkuat tim nasional. Tak dipungkiri, Gaston Salasiwa memang telah lama memendam keinginan untuk memakai jersey dengan lambang Garuda di dada. Gelandang 29 tahun itupun antusias dengan program naturalisasi yang belakangan kembali dilakukan oleh PSSI.

“Saya pikir bagus untuk sepak bola Indonesia. Pemain Belanda bisa membawa sepak bola Indonesia ke level yang lebih tinggi,”

“Ya, tentu saja, saya tertarik bermain untuk tim nasional Indonesia. Semoga saya akan mendapat kesempatan juga untuk dinaturalisasi dan bermain untuk Indonesia,”

“Garis keturunan saya berasal dari sebuah desa kecil bernama Waeputih di pulau Buru, Maluku. Jika saya bisa tampil untuk Indonesia, saya akan membuat warga dan keluarga saya bangga.”

Andai mendapat kesempatan dinaturalisasi, kehadiran Gaston Salasiwa tentu bisa menambah daya kreativitas lini sentral skuat Garuda. Gassao memiliki kecepatan, determinasi, olah bola mumpuni dan punya tendangan kaki kiri yang begitu keras. Dan perlu diketahui, Indonesia jarang sekali memiliki pemain yang sangat mengandalkan kaki kiri.

Namun begitu, jebolan akademi Ajax Amsterdam ini juga bisa ditempatkan di posisi mana saja. Berdasarkan data statistik Transfermarkt, Gassao telah memainkan 10 posisi berbeda di sepanjang kariernya, dengan posisi kiper dan penyerang tengah menjadi pos yang belum pernah ia jajal. Kendati begitu, Gassao ternyata lebih nyaman untuk bermain di area tengah.

“Posisi terbaik saya adalah gelandang tengah atau kiri,” singkatnya.

Gaston Salasiwa saat ini tengah berupaya membantu Almere City untuk kembali mengikuti play-off promosi ke Eredivisie. Hingga pekan ke-12 Eerste Divisie, Almere sementara ini masih tercecer di posisi 14 berbekal nilai 13, terpaut tiga angka dari posisi aman untuk babak play-off.

Cuplikan skill Gassao bersama Almere City

Komentari Artikel Ini