[TOP 6] Momen Sepakbola Dunia Paling Bersejarah 2017

Sepakbola.com – Tahun 2017 bisa dibilang tahun yang banyak menuliskan momen-momen bersejarah dalam sepakbola bola. Banyak prestasi baru yang dicapai pemain atau klub, momen yang tentunya sulit untuk dilupakan dan tentunya sulit untuk diulang. Berikut enam momen bersejarah sepakbola dunia tahun 2017.

6. Harry Kane patahkan rekor gol Alan Shearer dan mengalahkan Lionel Messi

Kane ditolak klub masa kecilnya, Arsenal, kemudian dipinjamkan ke Leyton Orient, Norwich City dan Leicester. Kariernya tidak cepat melonjak, bahkan ketika dia mulai menunjukkan bakatnya orang-orang masih meragukan dia.

Sekarang, empat tahun setelah dia dipinjamkan ke Leicester City, bisa di bilang dia adalah striker murni terbaik di sepakbola.

Dia sempat disebut bintang satu musim ketika masuk ke tim utama Tottenham pada musim 2014-15 dan mencetak 21 gol. Tetapi dua sepatu emas berturut-turut Premier League jatuh ke tangannya, dan musim ini berpotensi meraih yang ketiga.

Pekan lalu dia menghapus keraguan semua orang dengan mematahkan rekor 22 tahun yang dipegang Alan Shearer untuk gol terbanyak dalam satu tahun di Premier League. Kane juga menjadi orang pertama yang melewati catatan gol satu tahun Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo – sayangnya ini tidak terlalu digembar-gemborkan oleh media.

5. Lionel Messi meletakkan Argentina di pundaknya, membawa mereka ke Piala Dunia

 

Messi punya sejarah campur aduk dengan Argentina. Dia menjadi kambing hitam, menjadi pahlawan, pensiun dan diejek fans mereka sendiri. Dia bertengkar dengan pemerintah karena masalah komitmen mereka pada sepakbola.

Di periode krusial kualifikasi Piala Dunia, Messi malah mendapat hukuman tiga pertandingan dari FIFA karena berkata kasar pada wasit. Beberapa saat kemudian muncul anggapan Argentina bak San Marino tanpa Messi dan Piala Dunia tanpa Messi tampaknya akan menjadi bencana, FIFA kemudian mengurangi hukumannya menjadi satu pertandingan.

Dia memanfaatkan semaksimal mungkin pengurangan hukuman tersebut, secara sensasional Messi membawa Argentina lolos ke Piala Dunia. Dia mencetak hattrick saat melawan Ekuador, mengantarkan tim Tango ke posisi tiga, membuat Chile absen di Piala Dunia Rusia.

4. Ronaldo memenangkan Ballon d’Or Kelima

Selama satu dekade, debat antara Ronaldo dan Messi terus memanaskan sepakbola dunia. Kita beruntung bisa menyaksikan kedua pesepakbola luar biasa ini, kita hidup di era kejayaan mereka. Kedua pemain ini mendominasi penghargaan individu tertinggi sepakbola tersebut.

Musim ini, bahkan musim lalu, kualitas Ronaldo mulai dipertanyakan, orang-orang menghubungkannya dengan usia pemain asal Portugal tersebut. Tetapi, sekali lagi dia membuktikan kariernya masih membara dengan raihan Ballond d’Or kelima yang membuatnya setara dengan Messi untuk satu hal ini. Dengan Ballon d’Or kelimanya pertanyaan Messi vs Ronaldo siapa yang lebih baik akan tetap hidup.

3. Untuk Pertama kalinya ada juara bertahan Liga Champions

Real Madrid menjadi klub pertama yang berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions – sejak formatnya berubah – dan ini menjadi sangat luar biasa karena itu merupakan kesempatan pertama Zidane – sebagai penerus Rafael Benitez – dan musim pertamanya. El Real dan Zidane benar-benar mengukir sejarah baru karena pada saat itu mereka juga menjuarai La Liga.

Real Madrid semakin mendapat banyak pujian karena kebijakan Zidane yang ingin memanfaatkan akademi mereka dengan memunculkan nama-nama baru. Zidane juga melakukan hal ini dengan bujet yang minim – jauh dari reputasi keglamoran Real Madrid.

2. Neymar pindah ke PSG dengan transfer 200 juta Euro

Ini tidak mungkin akan dipatahkan dalam waktu dekat, 200 juta Euro angka yang begitu fantastis untuk transfer pemain dan awalnya seperti tidak mungkin. Ini membawa pengaruh besar pada bursa transfer sepakbola. Hampir semua klub yang pemainnya diminati klub besar mematok harga tinggi. Ini juga menyisakan cerita yang buruk antara Neymar dengan Barcelona.

Di PSG Neymar menimbulkan masalah, dimulai dengan meminta penalti dari Edison Cavani dan rumor ketidakbahagiannya bermain di Ligue 1. Namun, Neymar terus tampil apik di klub asal Paris tersebut, membawa klub ke level yang berbeda.

1. Air mata Buffon untuk kegagalan Italia ke Piala Dunia 2018

Pelatih timnas Italia, Giampiero Ventura menghindari wawancara usai pertandingan melawan Swedia yang berakhir imbang tanpa gol. Hasil tersebut membuat mereka gagal ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958. Tetapi, Gianluigi Buffon maju dengan mata dipenuhi air mata menghadapi wartawan, mengutarakan permintaan maaf yang tulus kepada 60.000 orang yang berkumpul di San Siro – jutaan lainnya menonton di rumah.

Dibutuhkan mental dan kedewasaan meminta maaf pada saat itu karena Gigi sendiri minim kesalahan pada laga yang berlangsung selama 180 menit tersebut. Tetapi, bila kita perhatikan dia menjadi Superman untuk Italia, Parma dan Juventus, hatinya memang sekuat baja.

Pada laga tersebut ada momen yang begitu luar biasa di bangku cadangan. Daniel De Rossi marah kepada Ventura yang menyuruhnya pemanasan karena dia merasa Italia butuh gol dan harusnya bosnya tersebut memasukkan Lorenzo Insigne, bukan dia. Ini mungkin hal terbaik yang bisa kita lihat di bangku cadangan.

Penulis: Ricky Sulastomo/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini