Hazard Harus Tinggalkan Chelsea Untuk Jadi Pemain Terbaik Dunia

Sepakbola.com, Leicester – Manajer Leicester City Claude Puel berpendapat bahwa Eden Hazard mungkin harus meninggalkan Chelsea untuk bisa menjadi pemain terbaik dunia.

Manajer The Foxes itu memberi kesemapatan kepada Hazard untuk menjalani debut profesionalnya saat ia masih berusia 16 tahun di Lille pada 2007. Hazard telah membintangi Chelsea sejak pindah dari Lille pada tahun 2012, dengan memenangkan Premier League sebanyak dua kali, dan telah dikaitkan dengan kepindahan ke Real Madrid.

Beberapa surat kabar telah melaporkan bahwa dia siap untuk menandatangani kontrak baru di Stamford Bridge dan menjelang reuni mereka akhir pekan ini, Puel tetap tidak yakin mengenai masa depan mantan anak asuhnya itu.

Puel mengatakan: “Dia bisa terus membuat kemajuan. Setelah itu, saya tidak tahu apakah dia harus bertahan di Chelsea atau tidak. Apakah itu masalah? Tapi saya pikir dia bisa terus berkembang sebagai pemain. Dia memiliki semua kualitas untuk bermain bagi semua tim hebat di Eropa, tentu saja. Dia bisa membuat perbedaan, jadi bagi saya dia adalah pemain top di Eropa.”

“Tim berpusat pada Eden karena dia adalah pemain terpenting bagi mereka. Tidak mungkin menghentikannya karena dia tidak bermain dalam posisi yang sama. Dia bisa bermain melebar atau sebagai striker atau sebagai gelandang serang. Dia bisa selalu melakukan penetrasi dan membuat perbedaan, penting untuk memiliki struktur dan organisasi yang bagus disekitarnya,” tambahnya.

Hazard juga telah memenangkan Piala EFL dan Liga Europa di Stamford Bridge, sekaligus dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Premier League pada tahun 2015.

“Dia adalah pemain yang fantastis dan memperbaiki banyak hal. Tapi dia memiliki kualitas yang sama seperti saat masih berusia 16 tahun, saat dia berada di tim utama Lille. Tentu saja sekarang dia memiliki konsistensi yang lebih baik dalam permainannya,” lanjutnya.

“Eden adalah pemain yang fantastis tapi saya tidak akan memfokuskan pertahanan kami padanya. Jika kami terus konsentrasi pada Eden, pemain lain bisa membuat perbedaan juga. Respon yang baik selalu adalah menyangkut permainan kolektif,” pungkasnya. (Sumber: Skysports)

 

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini