Juventus 2-2 Tottenham Hotspur: 3 Hal Yang Bisa Dipelajari Dari Comeback Spurs Di Turin

Sepakbola.com, Turin – Tottenham banyak dipuji setelah menampilkan aksi comeback melawan tim berpengalaman Juventus di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Dua gol dari Gonzalo Higuain berhasil dibalas oleh Harry Kane dan Christian Eriksen. Dan berikut adalah tiga hal yang bisa dipelajari dari bentrokan ini.

Tottenham dan Lloris mulai naik kelas

Tottenham hampir menjadi tim hebat saat ini, seperti Hugo Lloris yang hampir menjadi kiper kelas dunia. Pemain asal Prancis itu hampir mampu menepis dua gol awal dari Higuain. Dia bereaksi dengan baik untuk berusaha menangkap tembakan rendah Higuain, namun sayangnya ia hanya mampu sedikit menepis tendangan pemain itu, hingga tercipta gol pertama Juventus.

Hal yang sama terjadi saat Higuain mencetak gol dari titik penalti. Lloris menebak ke arah yang benar, namun ia tidak cukup cepat untuk menghalau bola. Namun setelah itu, ia mampu menunjukkan performa yang konsisten. Pada babak kedua, ia dengan brilian menepis tendangan yang dilepaskan oleh Andrea Federeschi. Secara keseluruhan, performa dari tim Spurs pun layak mendapat pujian, karena mereka mampu menguasai sebagian besar kepemilikan bola melawan Juventus di Allianz Stadium.

Eriksen termasuk di antara yang terbaik

Di antara para kreator serangan top di dunia ini, Christian Eriksen adalah salah satu pemain yang banyak tak dipandang. Padahal, dalam menghadapi lawan berkualitas, seperti Juventus, dia adalah salah satu yang terbaik di lapangan.

Juventus 2-2 Tottenham Hotspur

Harry Kane mungkin telah mencetak gol pertama Spurs dalam pertandingan ini, tapi Eriksen adalah kekuatan pendorong di balik keberhasilan Tottenham dalam menemukan kembali momentum mereka. Pemain asal Denmark itu memberikan umpan silang yang brilian kepada Kane di menit ke-26, namun sang striker gagal menaklukkan Gianluigi Buffon dari jarak dekat.

Selain sejumlah peluang yang diciptakannya, melawan pertahanan yang baru kebobolan satu kali dalam 16 pertandingan sebelumnya, dia juga menguji Buffon dengan tendangan keras di babak pertama sebelum meraih gol di menit ke-71 dengan tendangan bebas yang cerdik. Dengan kualitasnya itu, Eriksen layak dipandang sebagai salah satu kreator serangan terbaik dunia saat ini.

Strategi aneh Juventus

Meski memulai pertandingan dengan sangat baik, tim tuan rumah menahan diri setelah mengamankan dua gol, hampir seperti tim yang tidak lagi berniat untuk menyerang. Itu adalah taktik aneh dari Massimiliano Allegri, yang pada akhirnya membuat timnya tertekan.

Juventus 2-2 Tottenham Hotspur

Spurs tentu saja harus diberi pujian karena peran mereka dalam mendominasi pertandingan di Allianz Stadium, tapi tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa Bianconeri tak tampil agresif dan membiarkan bola lebih banyak dikuasai oleh pasukan Mauricio Pochettino. Begitu pemain seperti Mousa Dembele dan Eriksen menguasai bola, bahkan pertahanan sekuat Juventus pun mendapat ancaman besar.

Untuk sebuah tim yang telah mencapai dua final Liga Champions dalam tiga musim terakhir, strategi mengejutkan Juventus itu bisa membuat mereka tersingkir di babak 16 besar. (Sumber: Sport 360)

 

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini