Super Simic Harus Buktikan Kualitas Di Ajang Sesungguhnya

Sepakbola.com, Yogyakarta – Persija Jakarta memiliki ikon baru jelang menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2018. Sosok tersebut adalah pria bertubuh gempal asal Kroasia bernama Marko Simic.

Peneyerang berusia 30 tahun itu di datangkan manajemen Persija ke ibu kota pada Desember lalu. Macan Kemayoran mendapatkan jasanya dengan tanpa biasa transfer alias gratis setelah kontraknya dengan klub Malaysia, Melaka United habis.

Di awal kedatangannya, Simic dengan percaya diri langsung memilih untuk menggunakan nomor punggung 9. Seperti diketahui, nomor itu memang kerap menjadi identitas bagi para penyerang tengah tajam.

I choose nbr…. #ms77 #persijajakarta #thejakmania #supersimic

A post shared by MARKO SIMIC (@markosimic_77) on

Bak tak mau menunggu lama untuk pemar kebolehan, Simic langsung mencuri perhatian The Jak Mania di laga uji coba kontra Persika Karawang di Stadion Soemantri Brojonegoro beberapa waktu yang lalu. Di laga itu Simic hanya bermain selama 20 menit tapi bisa menceploskan satu gol untuk membuat Persija menang 3-1 atas Persika.

Kegemilangan Simic terus berlanjut di beberapa turnemen pra musim seperti Boost Sports Fix Super Cup 2018 di Malaysia, dan Madura Super Cup beberapa waktu lalu, dan tentu saja saat ini di ajang Piala Presiden.

Tambahan tiga gol ke gawang PSMS Medan di laga leg pertama semifinal Piala Presiden akhir pekan lalu menjadikan Simic sebagai top skor sementara turnamen ini degan torehan tujuh gol sejauh ini. Ia hanya butuh empat gol lagi untuk menyamai rekor gol di Piala Presiden yang dipegang Cristian Gonzales dengan 11 gol pada tahun lalu.

Harus Buktikan Kualitas Di Kompetisi Resmi

Jika melihat penampilan Simic di berbagai turnamen pra musim bersama Persija, The Jak Mania sebenarnya patut percaya diri. Kini tim kesaangan mereka telah memiliki sosok ganas di depan mulut gawang yang bisa mencetak gol dengan cara apa saja.

Namun, tentunya Simic perlu wadah lain untuk membuktikan diri yakni di ajang resmi yang diikuti Persija musim ini. Persija Jakarta memang paling tidak akan mengikuti tiga kompetisi di musim ini yakni Liga 1, Piala AFC dan satu lagi kemungkinan adalah di ajang Piala Indonesia.

Persija memang memiliki sejarah yang panjang, tapi mereka juga sudah sangat lama tak meraih gelar di kompetisi domestik, maupun berprestasi di kancah Asia. Sejak terakhir kali juara Liga Indonesia di tahun 2001 dengan Bambang Pamungkas sebagai bintang utama, akankah Persija Jakarta mampu kembali juara di Liga dengan Marko Simic sebagai aktor utamanya? Patut dinanti bagaimana akhir dari perjalanan skuat Teco Cugurra di tahun 2018 ini.

Penulis: Hery Kurniawan/ditor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini