Laga Versus PSG Bisa Jadi Momen Yang Menentukan Nasib Entrenador Real Madrid

Sepakbola.com, Madrid – Sebuah pertandingan sistem gugur di Liga Champions, di venue yang penuh sesak di Santiago Bernabeu, yang menampilkan para pemain tenar seperti Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale melawan Neymar dan Kylian Mbappe, adalah sebuah tontonan yang harus dinikmati dunia sepak bola.

Tapi di sisi lain, pertandingan ini juga bisa menjadi momen yang menentukan nasib seorang pelatih yang sebelumnya mampu membawa timnya menjadi yang pertama berhasil mempertahankan gelar Liga Champions.

Sulit untuk membayangkan Zidane berada dalam posisi seperti ini, saat Madrid melaju untuk meraih gelar Liga Champions ketiga mereka dalam empat musim terakhir, dengan meraih kemenangan 4-1 atas Juventus di final Juni lalu.

Dengan keberhasilan tersebut menyusul keberhasilan Real Madrid memenangkan persaingan dengan Barcelona di La Liga, Zidane (yang merupakan tokoh populer di kalangan Madridistas setelah kariernya yang sukses) tampak seperti pelatih yang tak tersentuh.

Reputasinya hanya berlanjut saat Madrid menyingkirkan Barca di laga dua leg di Supercopa de Espana. Namun, prospek Zidane dibebaskan dari jabatannya telah tumbuh lebih besar dalam musim 2017-18 yang sangat mengecewakan.

Madrid gagal dalam mempertahankan mahkota La Liga mereka, tidak terbantu dengan performa Ronaldo yang mengecewakan, dan tertinggal sejauh 17 poin di belakang Barca. Mereka juga tersingkir dari kompetisi Copa del Rey setelah mengalami kekalahan oleh Leganes.

Sukses di Eropa adalah harapan terakhir Zidane. Kegagalan seperti itu jarang ditolerir di Madrid, terlepas dari apa yang telah terjadi sebelumnya. Carlo Ancelotti dipecat hanya setahun setelah mengantarkan timnya meraih La Decima dan mempertahankan gelar Eropa mungkin merupakan satu-satunya cara bagi Zidane untuk menghindari nasib yang sama.

Lawan Real Madrid kali ini, PSG, tampil sangat baik musim ini. Mereka siap merebut kembali gelar Ligue 1 dengan cara yang dominan, telah mencapai final Coupe de la Ligue dan perempatfinal Coupe de France. Dihuni oleh para pemain kelas dunia seperti Neymar, Kylian Mbappe dan Edinson Cavani, PSG bisa menjadi pihak yang membuat karier manajerial Zidane berakhir di Real Madrid. (Sumber: Sportskeeda)

 

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini