Antonio Conte Akui Kelemahan Dalam Hal Transfer Pemain

Sepakbola.com, London – Meski sudah masuk dalam jajaran pelatih top Eropa bahkan dunia namun Antonio Conte merasa masih punya kekurangan. Ketidakmampuan untuk membujuk klub menuruti keinginannya di bursa transfer adalah salah satu yang ingin diperbaiki manajer Chelsea tersebut.

Pernyataan ini ia keluarkan seolah untuk menyindir petinggi Chelsea yang sepertinya kurang mendengarkan pendapatnya dalam hal pembelian pemain baru. Sudah jamak diketahui umum jika Conte kerap kali digosipkan tidak mendapatkan pemain yang sesuai dengan keinginannya.

“Berdasarkan pengalaman aku selalu mendapatkan hasil terbaik dengan para pemain yang pernah bekerja di bawahku. Kurasa kau adalah pelatih yang membuat pemain biasa menjadi bagus,” tutur Conte pada Sky Sports News.

“Jika aku punya pemain bagus maka aku bisa membuatnya jadi lebih bagus lagi. Begitulah aku. Aku pelatih pemain yang oke namun tidak dalam meyakinkan klub untuk mendatangkan pemain,”

“Itulah aspek yang ingin kuperbaiki. Aku harus banyak belajar dari manajer-manajer lain yang punya keahlian membujuk klub mereka untuk mengggelontrokan banyak uang demi pemain top,” tambah eks juru taktik Juventus tersebut.

Problem ini sebenarnya sudah dirasakan Conte sejak lama bahkan menurut rumor sejak musim perdananya melatih Si Biru. Meski dituntut meraih prestasi demi prestasi namun klub ogah untuk mencari pemain yang benar-benar masuk dalam kriteria favorit pria 48 tahun tersebut.

Contohnya saja pada jendela transfer musim dingin lalu dimana Chelsea mendatangkan Ross Barkley, Olivier Giroud, dan Emerson Palmieri. Jika Barkley memang sudah jadi incaran lama tidak demikian dengan dua nama lainnya. Giroud digaet usai negosiasi Edin Dzeko tidak kunjung usai sementara Palmieri adalah opsi cadangan mengingat untuk pos bek kiri Conte lebih menyukai Alex Sandro.

Tidak cuma itu. Chelsea dilaporkan tidak banyak memberi opsi bagi Conte untuk pemain mana saja yang boleh direkrut. Dzeko dan Giroud sebenarnya juga bukan selera Conte mengingat kualitas mereka sudah jauh menurun seiring dengan menuanya usia mereka. Namun keduanya dinilai sebagai pemain yang lebih baik ketimbang pilihan lain seperti Ashley Barnes, Peter Crouch, atau Andy Carroll. (Sumber: Sportsmole)

Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini