Barcelona Tim Yang Paling Juventus Hindari Di Perempatfinal Liga Champions

Sepakbola.com, Turin – Massimiliano Allegri mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin Juventus kembali bertemu Barcelona di perempatfinal Liga Champions. Ia menganggap pertemuan itu sudah terlalu sering, jadi tak perlu terjadi lagi.

Juventus sukses amankan tiket perempatfinal Liga Champions usai mengkandaskan perlawanan sengit Tottenham Hotspur. La Vecchia Signora meraih kemenangan 2-1 pada leg kedua yang digelar di Wembley, sehingga membuat mereka berhak lolos karena unggul agregate 4-3.

Sejauh ini baru empat tim yang sudah memastikan diri tampil di perempatfinal. Mereka adalah Liverpool, Real Madrid, Manchester City dan Juventus sendiri. Tersisa empat tiket lagi yang akan diperebutkan oleh delapan tim.

Mengenai potensi lawan yang akan dihadapi Bianconeri di babak selanjutnya, Allegri tak ingin timnya bertemu lagi Barcelona karena ia sudah terlalu bosan.

“Satu-satunya tim yang tidak saya ingin untuk dihadapi [di perempatfinal Liga Champions] adalah Barcelona,” ungkap Allegri seperti dikutip dari Mediaset Premium.

“Karena setiap tahun kami selalu bertemu Barcelona, Barcelona dan Barcelona lagi. Sekarang sudah cukup!” tutup pelatih yang pernah menukangi AC Milan tersebut.

Barcelona dan Juventus sudah bertemu di fase grup Liga Champions musim ini, yakni Grup D. Juve menelan kekalahan di Camp Nou dan bermain imbang di kandang sendiri menghadapi raksasa Catalan. Lionel Messi dan kolega sukses memuncaki grup, sementara Si Nyonya Tua hanya duduk sebagai runner-up.

Musim lalu kedua tim juga bertemu di babak 1, La Vecchia Signora sukses membungkam Blaugrana bahkan hingga mencapai final. Meski di laga puncak, mereka takluk juga dari klub Spanyol lain, Real Madrid dengan skor 4-1.

Sedangkan Azulgrana kini masih di babak 16 besar dan belum bisa dipastikan lolos ke fase selanjutnya. Mereka bermain imbang 1-1 di leg pertama menghadapi Chelsea, dan akan kembali bertemu di leg kedua pada pertengahan pekan nanti. (Sumber: Football Italia)

 

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini