Bundesliga Jadi Kompetisi Paling Membosankan Karena Bayern Munchen

Sepakbola.com, Leverkusen – Kiper utama Bayer Leverkusen, Bernd Leno mencurahkan isi hatinya dengan menyebut Bundesliga telah menjadi liga yang paling membosankan. Hal itu tak lain karena dominasi Bayern Munchen yang telah menyebabkan itu terjadi.

Munchen merupakan tim terkuat di jagat sepakbola Jerman untuk saat ini. Sudah lima kali secara beruntun mereka memenangi Bundesliga, dan musim ini mereka berpeluang besar memperpanjang kedigdayaan mereka menjadi enam trofi.

Skuat yang kini dibesut lagi oleh pelatih kawakan Jupp Heynckes, sedang unggul jauh di puncak klasemen sementara. Mereka meninggalkan para rival dengan jarak 20 poin dengan Schalke yang berada di urutan kedua klasemen.

Stigma yang menyebut Bundesliga sebagai ‘Liganya Munchen’ telah dirasakan berbagai kalangan, tak terkecuali Leno. Kiper ketiga di timnas Jerman itu menganggap bahwa dominasi Die Roten sangatlah sulit disaingi oleh klub-klub lain, bahkan hingga beberapa tahun ke depan karena perbedaan kualitas yang cukup jauh.

“Anda harus mengakuinya. Jujur, jarak dengan Bayern Munchen sangatlah lebar. Tak hanya di klasemen saja, dari sisi finansial pun mereka memiliki keunggulan telak,” tutur Leno kepada Ominsport.

“Semua orang berkata Bundesliga sangatlah membosankan. Ya, perjalanan menuju juara yang membosankan. Tapi persaingan di posisi runner-up lebih menegangkan,”

“Anda tidak akan tahu bagaimana jalannya masa depan. Mungkin mereka akan mengalami permulaan buruk dan tim lain berhasil melesat. Saat kami menjalani musim yang baik, saya juga berharap bisa memenangkan gelar Bundesliga.” tutupnya.

Bayern merupakan penguasa Bundesliga abadi, di mana mereka total telah mengoleksi 27 trofi. Torehan tersebut sangat jauh jaraknya dengan Nurnberg yang berada di posisi kedua dengan sembilan trofi. Terakhir kali dominasi Munchen terpatahkan pada musim 2011-12, saat itu Borussia Dortmund di bawah kendali Jurgen Klopp sukses meraih gelar domestik kedelapan.

Jarak yang sangat mencolok dari Munchen dan tim lainnya, memang dipengaruhi oleh kekuatan finansial FC Hollywood sendiri serta strategi marketing pembelian dan penjualan pemain yang cukup cerdik. Mereka membeli bintang-bintang bersinar dari klub rival di Bundesliga, tak lain tujuannya hanya untuk melemahkan lawan. (Sumber: Goal)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini