Tak Seperti Di Madrid, Casillas Kagum Dengan Respek Suporter Liverpool

Sepakbola.com, Liverpool – Penjaga gawang veteran asal Spanyol, Iker Casillas mengaku mendapatkan perlakuan yang baik dari para pendukung Liverpool saat timnya, FC Porto, melawat ke Anfield pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.

Skor akhir imbang tanpa gol mewarnai leg kedua ini, namun Liverpool berhak lolos karena unggul agregate 5-0 di kandang Porto pada leg pertama.

Keberhasilan Porto tak dipermalukan di Anfield karena mereka melakukan beberapa perubah di skuat utama. Salah satunya yang paling berpengaruh adalah tampilnya Iker Casillas di bawah mistar.

Eks penjaga gawang Real Madrid itu tampil cukup cemerlang di sepanjang pertandingan. Terutama saat ia berhasil menggagalkan upaya sundulan dari Danny Ings di mulut gawang pada menit ke-88.

Dalam beberapa momen, para pendukung Liverpool memberikan tepuk tangan atas aksi penyelamatan yang dilakukan Casillas. Hal itu ternyata telah membuatnya tersentuh, dan mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan Liverpudlian.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada fans Liverpool atas apresiasi mereka. Memberikan tepuk tangan kepada pemain lawan merupakan hal yang jarang terjadi.” tutur Casillas.

“Tidak ada tempat yang lebih baik di sepakbola Eropa daripada Anfield perihal mengapresiasi lawan.”

Di akhir laga, Casillas pun membalas lambaian tangan suporter Si Merah dengan senang hati saat memasuki lorong pemain. Mungkin ini bisa saja sindiran kepada pendukung mantan klubnya Real Madrid, yang memang terkenal kadang justru melontarkan cemoohan kepada para pemain sendiri ketika bertanding.

Gestur yang ditunjukkan suporter Liverpool mungkin mencoba memberikan kesan kepada Casillas, yang kemungkinan ini menjadi penampilan terakhirnya di Liga Champions karena telah masuk usia 38 tahun.

Sementara itu, untuk hasil yang tidak mengenakkan bagi Porto karena gagal lolos ke babak selanjutnya, Casillas menilai ada perubahan positif yang ditunjukkan timnya di leg kedua. Mereka mampu terhindar dari pembantaian jilid kedua di Anfield yang terkenal susah untuk ditaklukan.

“Anda dapat melihat pertandingan ini sangat berbeda dengan leg pertama. Kami ingin memberikan kesan yang lebih baik dari diri kami sendiri, bukan hanya untuk kami, tetapi juga untuk fans yang hadir di sini dan di Porto.”

“Kami bertahan dan menyerang dengan sangat baik, hanya saja kami tidak dapat mencetak gol yang seharusnya mampu membuat pertandingan ini berakhir lebih baik,” tutupnya. (Sumber: Liverpool Echo)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini