Meski Mengaku Hutang Budi Pada Real Madrid, Bek Senior Portugal Ini Ingin Hengkang Secara Permanen

Sepakbola.com, Lisbon – Menemukan kesenangan bermain untuk Sporting Lisbon saat di Real Madrid kesempatan untuk unjuk gigi tidak juga datang membuat Fabio Coentrao sudah punya gambaran untuk masa depannya. Fullback internasional Portugal tersebut menyatakan siap untuk mempermanenkan kontraknya bersama The Lions. Ia saat ini terikat kontrak pinjaman dari Los Blancos usai di akhir musim 2017/2018 ini.

Meski ia dibesarkan oleh Benfica yang notabene adalah salah satu rival terbesar Sporting di liga Portugal namun Coentrao tidak segan menyatakan ingin menghabiskan sisa kariernya di Estadio Jose Alvalade. Namun demikian bukan berarti pemain 29 tahun tersebut sudah tidak mencintai Madrid lagi. Ia merasa selalu berhutang pudi pada klub jawara Liga Champions 12 kali tersebut.

“Aku ingin tetap berada di Sporting melebihi masa peminjamanku. Disini aku kembali merasa bahagia,” papar Coentrao pada Marca.

“Di Madrid aku masih memiliki kontrak dan aku akan selalu berterimakasih untuk segala yang sudah mereka lakukan untukku. Aku tidak akan melakukan selebrasi jika diberi kesempatan untuk bertanding melawan Madrid apapun kondisinya.”

“Aku punya rasa hormat mendalam untuk Madrid. Tapi aku sudah bermain baik di Portugal. Aku ingin menghabiskan karierku bersama Sporting,” pungkas bek kiri eksplosif tersebut.

Karier Coentrao diganggu cedera

Saat didatangkan dari Benfica pada musim panas 2011/2012 silam kala Madrid masih ditangani oleh manajer asal Portugal, Jose Mourinho, Coentrao sebenarnya diprediksi punya masa depan cerah. Meski saat itu Marcelo sudah bisa menyemen sisi kiri lini pertahanan Los Merengues namun dengan talenta dan usianya yang masih 22 tahun membuat Coentrao diyakini akan mampu bersaing.

Terbukti di musim perdananya merumput di Santiago Bernabeu Coentrao diberi kesempatan untuk tampil 33 kali di segala ajang. Ia pun jadi bagian dari skuat El Real yang menjuarai La Liga dan Piala Super Spanyol musim itu. Alhasil pada musim keduanya kembali catatan 30 penampilan bisa ia torehkan.

Sayang di musim ketiga cedera mulai akrab mendatanginya. Pemain yang juga fasih dimainkan segabai gelandang sayap itu makin jarang mengisi starting XI dan paling banyak hanya memainkan 20 partai di 2013/2014. Akhirnya usai banyak melakukan sesi recovery rentetan peminjaman mulai sering dijalani Coentrao dengan AS Monaco jadi klub singgah pertamanya di 2015/2016.

Kini setelah pulang ke kampung halamannya karier Coentrao membaik. Bersama Sporting yang pada musim ini sudah dibelanya 29 kali ia mampu bersaing untuk memenangkan trofi Liga NOS. Dengan kontraknya di Madrid akan habis pada akhir musim ini bisa saja impiannya untuk tetap bertahan di Sporting akan tercapai. (Sumber: Football Espana)

Penulis: Izzuddin Faruqi Adi Pratama/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini