Simeone Tolak Anggapan Final Europa League Bakal Jadi Pelampiasan Kegagalan Atletico Di Dua Final Liga Champions

Atletico Madrid dipecundangi Real Madrid pada final Liga Champions tahun 2014 dan 2016.

Sepakbola.com, Madrid – Diego Simeone menolak diskusi yang mengatakan bahwa final Europa League musim ini akan dijadikan Atletico Madrid sebagai kesempatan untuk menghapus bayang-bayang sakit hati atas dua penderitaan di final Liga Champions kontra Real Madrid.

Atletico akan bersua wakil Prancis Marseille dalam final Europa League di Lyon, Kamis (17/5) dini hari WIB. Ini akan menjadi ujian kecerdasan bagi kedua manajer, dengan Simeone terakhir kali memenangkan Liga Europa tahun 2012 lalu bersama Los Rojiblancos.

Partai final seakan melekat pada diri Atletico Madrid dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Dua kesempatan sebelumnya mereka dapatkan saat bermain di final Liga Champions di Lisbon (2014) dan Milan (2016). Dalam dua kesempatan itu mereka takluk dari rival sekotanya, Real Madrid.

Meski demikian Simeone tak terlalu menjadikan final Europa League kali ini sebagai obat pelipur lara bagi mereka atas dua kegagalan itu.

“Kami tidak terlalu memikirkan situasi ini dan hanya memikirkan apa yang terjadi hari ini. Apa yang terjadi sebelumnya memberi Anda pengalaman dan momen berharga,” dalih manajer asal Argentina itu dalam sesi konferensi pers jelang final.

“Ada momen baru yang kami tunggu. Kenyataan akan menentukan apakah kami layak untuk mendapatkan gelar tersebut atau tidak.”

Masih jalani hukuman

Kerugian masih akan dialami Atletico Madrid di final Europa League, dengan Simeone masih akan kembali menonton partai anak asuhnya dari tribun penonton setelah UEFA menolak banding atas hukuman yang diterimanya. Asisten pelatihnya German Burgos akan menjadi penggantinya di pinggir lapangan untuk mendampingi Antoine Griezmann dan kolega berjuang di lapangan.

Atletico Madrid sudah tidak ada kepentingan lain di kancah domestik. Meskipun setelah bertemu Marseille mereka akan menghadapi Eibar di laga pamungkas La Liga akhir pekan nanti, tapi tak akan berpengaruh dengan posisi di klasemen. Los Rojiblancos sudah pasti finis ketiga dan berhak main di Liga Champions musim depan. (Sumber: AS)

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Avandi Wiradinata

Komentari Artikel Ini