PANDUAN SKUAT PIALA DUNIA 2018: Denmark, Tim Dinamit Yang Coba Meledak Di Rusia

Sepakbola.com, Moskow – Setelah melewatkan beberapa turnamen besar, timnas Denmark kembali bangkit dan coba membuktikan seberapa jauh mereka bisa melangkah di Piala Dunia Rusia 2018.

Perjalanan Denmark tidak mudah untuk mencapai putaran final. Tergabung dalam Grup E babak kualifikasi zona Eropa, mereka bertarung dengan Polandia, Armenia, Montenegro, Romania dan Kazakhstan untuk memperebutkan satu tiket otomatis lolos dan satu tiket play-off.

Meski tak terlalu mengerikan, tim Dinamit harus puas duduk sebagai runner-up grup di bawah Robert Lewandowski cs dengan selisih lima poin. Mereka mengumpulkan 20 poin dari 10 pertandingan yang dimainkan. Meraih enam kemenangan serta masing-masing dua kekalahan dan hasil seri. Denmark menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit yakni delapan.

Hal itu membawa mereka ke babak play-off, dan bertemu lawan yang berambisi sama, Republik Irlandia. Bermain imbang tanpa gol di kandang sendiri, tim Dinamit mengamuk justru di kandang lawan dengan meraih skor 5-1 yang membuat mereka lolos ke putaran final.

Denmark lolos ke putaran final dua kali dalam satu dekade di turnamen besar
Prestasi terbaik Denmark terjadi di Piala Dunia 1998.

Tentu saja ini menjadi kebahagiaan bagi warga Danish, karena Denmark telah melewatkan satu dekade terakhir dengan kehampaan. Mereka gagal lolos kualifikasi Euro 2008 dan 2016, serta melewatkan gelaran Piala Dunia 2006 dan 2014. Putaran final Piala Dunia 2010 menjadi turnamen satu-satunya yang mereka ikuti selama prosesnya, itu juga hanya jadi penghias fase grup.

Prestasi terbaik mereka di Piala Dunia terjadi 20 tahun silam. Sebelumnya mereka sukses memenangkan Piala Konfederasi tahun 1995, kemudian berhasil lolos hingga ke perempatfinal Piala Dunia 1998 di Prancis. Langkah mereka terhenti di tangan Brasil, karena kalah dengan skor 3-2. Saat itu tim Samba melaju hingga ke final, tapi takluk dari tuan rumah Prancis di partai puncak.

PELATIH (Age Hareide)

Piala Dunia 2018 menjadi pengalaman pertama kalinya bagi Age Hareide. Dia ditunjuk sebagai pelatih Denmark pada Maret 2016, tim nasional kedua yang dilatihnya sepanjang karier. Hareide pernah menukangi tanah kelahirannya Norwegia dari tahun 2003 hingga 2008.

Awal kedatangannya sempat diragukan karena ia relatif kurang berhasil sebagai pelatih tim nasional. Tapi anggapan itu salah, dia menjadi sosok paling berjasa untuk mengangkat kembali prestasi Denmark hingga masuk Piala Dunia 2018. Di bawah asuhannya Tim Dinamit akan jadi underdog yang mengancam, dengan sederet pemain berkualitas yang dimilikinya.

DAFTAR SKUAT

Kiper: Kasper Schmeichel, Frederick Ronnow, Jonas Lossl

Bek: Simon Kjaer, Mathias Jorgensen, Andreas Christensen, Henrik Dalsgaard, Jannik Vestergaard, Jens Stryger Larsen, Jonas Knudsen.

Gelandang: Christian Eriksen, Lasse Schone, Michael Krohn-Dehli, Thomas Delaney, William Kvist, Lukas Lerager.

Penyerang: Andreas Cornelius, Kasper Dolberg, Martin Braithwaite, Nicolai Jorgensen, Pione Sisto, Viktor Fischer, Yussuf Poulsen

STARTING XI TERBAIK

Formasi 4-2-3-1: Scmeichel; Stryger Larsen, Kjaer, Christensen, Dalsgaard; Kvist, Delaney; Krohn-Dehli, Eriksen, Sisto; Jorgensen

PEMAIN BINTANG
Christian Eriksen

Berbicara siapa sosok paling bersinar di tim Denmark yang membawa mereka hingga putaran final 2018, jawabannya tentu Christian Eriksen. Gelandang yang bermain untuk Tottenham Hotspur itu mencetak sembilan gol di babak kualifikasi untuk Dinamit, dan menjadi topskor tim.

Jasa besar yang mungkin tak akan pernah dilupakan adalah ketika Eriksen mencetak hattrick ke gawang Irlandia di babak play-off. Jadi tidaklah berlebihan kiranya memberikan label pemain bintang Denmark pada diri Eriksen.

Meski demikian, skuat yang dimiliki mereka saat ini cukup mumpuni. Mereka memiliki jangkar di lini tengah yang bermain apik bersama Werder Bremen, Thomas Delaney. Tak lupa juga barisan tangguh di belakang Kasper Schmeichel (penjaga gawang) dan Andreas Christensen. Tinggal bagaimana Age Hereide meracik formasi yang diinginkannya dengan komposisi yang cukup melimpah.

POTENSI RISING STAR (Andreas Christensen)

Bek tengah berusia 22 tahun ini tampil cukup memukau bersama Chelsea musim ini. Dia sukses memainkan 23 laga sebagai starter dan empat kali sebagai pemain cadangan di bawah Antonio Conte.

Meski sempat dipinggirkan di akhir musim, pengalaman Christensen akan sangat diandalkan oleh Denmark. Melihat susunan pemain belakang, dipastikan ia akan mengisi Starting XI, dan berpotensi membayar beberapa kesalahan yang dilakukan bersama Chelsea untuk membuktikan dirinya layak masuk ke jajaran bek terbaik dunia.

TARGET REALISTIS

Untuk mewujudkan mimpi lolos sejauh mungkin di Rusia, Denmark tergabung ke dalam grup cukup berat. Mereka harus melewati hadangan Peru (16 Juni), Australia (21 Juni), dan Prancis (26 Juni) di dalam Grup C.

Dua tim terbaik akan lolos ke babak 16 besar, dan Danish akan menjadi salah satunya yang lolos sebagai runner-up grup di bawah Prancis. Prediksinya di babak 16 inilah langkah Denmark akan terhenti.

JADWAL PERTANDINGAN FASE GRUP C

Peru vs Denmark, Sabtu 16 Juni Pukul 23.00 WIB
Denmark vs Australia, Kamis 21 Juni Pukul 19.00 WIB
Denmark vs Prancis, Selasa 26 Juni Pukul 21.00 WIB

Penulis: Maulana Habibi/Editor: Setyo Bagus Kiswanto

Komentari Artikel Ini