Top Inggris
- Ferguson: Berbatov tidak malas
- Tevez berharap tetap di Old Trafford
- Capello: Jangan tiru Gerrard
- MU benam Southampton 3 - 0
- Fergie: Jadwal laga MU dicurangi
- Wenger tidak niat belanja besar
- Tertahan, Scolari soroti lini depan Chelsea
- Riera dan Torres muluskan jalan Liverpool
- MU rekrut Tosic dan Ljajic
- City segera datangnkan Bridge dari Chelsea
Jadwal & Hasil EPL
| Tanggal | Laga | Skor |
| 28/12 | Newcastle - Liverpool | 1-5 |
| 28/12 | Arsenal - Portsmouth | 1-0 |
| 28/12 | Bolton - Wigan Athletic | 0-1 |
| 28/12 | Everton - Sunderland | 3-0 |
| 28/12 | Fulham - Chelsea | 2-2 |
| 28/12 | WBA - Tottenham | 2-0 |
| 28/12 | West Ham - Stoke | 2-1 |
| 28/12 | Blackburn - Man. City | 2-2 |
| 29/12 | Man. United - Middlesbrough | 1-0 |
| 30/12 | Hull City - Aston Villa | 0-1 |
Tabel Liga Premier
| Mourinho tolak jadi pelatih Inggris |
| Selasa, 07 Oktober 2008 02:03 |
|
Pelatih Inter Milan Jose Mourinho mengaku, ia pernah mendapat tawaran menggantikan Steve McClaren sebagai pelatih timnas Inggris. Namun, ia menolaknya karena merasa melatih timnas tidak cocok untuknya. Akhir tahun lalu, Inggris sempat berada dalam kondisi tanpa pelatih usai memecat McClaren pada November 2007 akibat kegagalan membawa The Tree Lions lolos kualifikasi Piala Eropa 2008. Inggris kemudian mencari pelatih baru dan salah satu calonnya adalah Mourinho.Waktu itu Mourinho masih berstatus pengangguran selepas dipecat oleh Roman Abramovich dari Chelsea. "Saya memilih memilih klub di negara lain karena saat ini saya seorang manajer klub dan itu pekerjaan yang membuatku senang. Melatih timnas bukan pekerjaan yang memotivasi saya. Itu memerlukan seseorang yang sangat berbeda," kata pelatih asal Portugal tersebut. "Pada saat-saat tertentu saya ingin sekali menjadi pelatih Inggris, pertama karena saya mencintai negara sepak bola dan menyukai Inggris. Saya juga senang berada di sana. Kedua karena jika kamu ingin tahu negara mana yang memiliki pelatih dengan prestisius tinggi, itulah Inggris," ujarnya seperti dikutip FellFootball.com. Namun, ia toh memilih melatih I Nerazzuri untuk meneruskan kariernya sebagai pelatih. Ia sangat menikmati kehidupan sehari-hari pelatih klub karena ia bisa terus beraktivitas setiap hari. "Pada saat bersamaan aku ingin bekerja hari demi hari, berlatih setiap hari, bermain setiap pekan dan sebisa mungkin lebih dari satu pertandingan sepekan, inilah hidupku. Itulah hidup yang aku inginkan," pungkasnya. [kompas]
Bookmark
Email This
Comments (0)Show/Hide comments Write comment |

