Home

Arema pertahankan Mbamba dan Traore

Written by Agus   
Tuesday, 01 July 2008

Polemik yang menyelimuti kubu Arema berakhir dengan happy ending. Itu terjadi setelah konflik antara pelatih Bambang Nurdiansyah dengan dua pemain asingnya, Emile Bertrand Mbamba dan Souleymane Traore, berakhir damai.

Manajemen Arema menganulir keinginan Bambang mendepak dua pemain asing asal Benua Afrika tersebut.

Keputusan mempertahankan Mbamba dan Traore diambil setelah manajemen melakukan rapat yang cukup alot kemarin (30/6). Rapat yang diadakan di Karanglo tersebut berjalan sekitar empat jam, mulai pukul 09.00 hingga pukul 13.00.

Rapat itu dihadiri Bambang, Direktur Utama PT Arema Indonesia Satrija Budi Wibawa, Manajer Ekoyono Hartono, dan Asisten Manajer Muhammad Taufan. Juga, pemain asing yang bermasalah.

"Manajemen sudah berbicara dengan pelatih dan pemain. Hasilnya, Mbamba dan Souleymane tetap bertahan di Arema," ucap Taufan.

Tentu saja, jelas mantan wartawan tersebut, keputusan yang diambil manajemen berdasar berbagai pertimbangan. Di antaranya adalah mepetnya jadwal kompetisi Superliga yang akan diputar pada 12 Juli mendatang.

Dengan jadwal yang relatif dekat itu, manajemen tak ingin mengambil keputusan yang bisa merusak persiapan Arema. Selain itu, keputusan mempertahankan keduanya diambil berdasar komitmen Mbamba dan Souleymane.

"Komitmen keduanya dituangkan dalam perjanjian tertulis bermeterai. Perjanjian itu masuk dalam adendum (tambahan perjanjian, Red) yang akan diselipkan dalam kontrak," jelasnya.

Dalam perjanjian tertulis diterangkan, jika mereka mengulangi perbuatan indisipliner, mereka akan mendapatkan tindakan tegas dari manajemen. "Selain tak akan mengulangi indisipliner, mereka juga harus memperbaiki sikapnya saat berlatih," tambah Bambang.

Pemain-pemain asing yang bermasalah tersebut sore kemarin datang ke kantor Arema untuk menandatangani perjanjian tertulis. Mbamba datang terlebih dahulu sekitar pukul 16.10.

Mbamba yang bertemu dengan Bambang langsung mengulurkan tangan untuk bersalaman. Namun, di antara keduanya tak terlihat senyum. Mereka pun tak saling tegur sapa.

Kemudian, sekitar pukul 16.30, Aaron Nguimbat dan Souleymane yang datang bersama istrinya tiba di kantor Arema. Ketika Aaron tiba, Bambang tampak menyapa dan terlihat bercanda.

Souleymane yang berada di belakang Aaron langsung mengucapkan salam kepada Bambang. "Waalaikum salam," balas Bambang kepada Souleymane.

Bambang menjelaskan, keputusan yang diambil manajemen kurang membuatnya puas. "Saya kecewa. Tapi, saya bisa menerima keputusan manajemen," tandasnya.

Sebagai pelatih, dia siap membina pemain asing yang bermasalah tersebut. Asalkan, keduanya mempunyai loyalitas untuk membawa Arema ke tangga prestasi.

Karena itu, selain keduanya berkomitmen melalui perjanjian tertulis, Bambang sudah mengajak Mbamba dan Souleymane berbicara. "Saya sudah minta jaminan kepada mereka. Saya bilang kepada mereka, komitmen ini bukan hanya di mulut, tapi juga di hati. Mereka mengangguk," lanjutnya.

penulis: JawaPos

Comments (1)

Subscribe to this comment's feed

Show/Hide comments
...
0
arema ......
bonek , July 08, 2008

Write comment

smaller | bigger

busy