|
Friday, 25 April 2008 14:30 |
|
Walau Stadion Siliwangi dianggap tidak layak pakai buat kompetisi Liga Super 2008, Persib Bandung masih bisa tampil di ajang top-flight kompetisi Liga Indonesia itu asalkan segera merenovasi stadion tersebut supaya lolos verifikasi ulangan BLI kelak.
Apalagi, BLI juga sebenarnya merasa rugi jika sampai Persib tidak boleh ikut kompetisi Liga Super musim perdana ini.
Pengakuan tulus meluncur dari mulut Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI), Joko Driyono. Menurut pria asal Ngawi, Jawa Timur ini, pihaknya sama sekali tidak ingin kehilangan Persib Bandung diajang Liga Super nanti.
Karena itulah Joko berharap agar pengurus tim kebanggaan Kota Bandung itu segera melakukan renovasi stadionnya. Pernyataan Joko Driyono itu disampaikannya kepada sejumlah wartawan usai melakukan verifikasi kelayakan Stadion Siliwangi, yang bakal menjadi kandang Persib Bandung. Hasilnya, seperti seperti dugaan sebelumnya, stadion tersebut tidak layak untuk menggelar pertandingan Liga Super.
Sebab, stadion yang merupakan milik Kodam Siliwangi itu memang sama sekali belum direnovasi. “Kami berharap agar Persib segera melakukan renovasi stadionnya. Sebab, meski kami tidak ingin kehilangan tim tersebut. Tapi, kami tidak bisa berbuat banyak sekiranya renovasi itu mereka tidak lakukan. Jika sampai hal itu terjadi, maka dengan terpaksa Persib harus melukan Liga Super,” tandas Joko.
Lambannya renovasi stadion tersebut disinyalir karena masih terjadinya tarik ulur antara pihak Persib dan Kodam Siliwangi. Sebagai pihak pemakai, Persib sepertinya masih berpikir panjang untuk melakukan renovasi itu. Pasalnya, stadion itu bukan milik mereka. Dengan begitu, maka segala infrastruktur yang diperbaiki bakal menjadi aset pemilik stadion itu, yakni Kodam Siliwangi. penulis: Goal
 |