|
Wednesday, 30 April 2008 03:40 |
|
Hari ini giliran Stadion Maesa Todano di datangi tim verifikasi BLI, guna menentukan layak atau tidaknya home base Persmin Minahasa mengikuti Superliga mendatang.
Tanda-tanda kemungkinan bahwa Persmin tak akan berlaga Superliga mendatang, pernyataan ini keluar dari seorang pengurus klub yang tak ingin namanya di sebutkan. "Kemungkinan besar tidak akan ikut," ujar pengurus tersebut.
Menurut Wakil Ketua Umum, Drs. Max Mantiri tak mengelak soal itu, setelah ada kebijakan pemerintah pusat mengenai hal pembatasan pemakaian APBD bagi Sepakbola, menjadi momok menakutkan bagi manajemen Persmin.
"Kita sudah 4 kali konsultasi ke Depdagri, dan kesimpulan sangat beresiko memanfaatkan APBD bagi penganggaran Sepakbola. Kita tidak ingin menganggarkan sesuatu yang kemudian bisa membuat kita berurusan dengan masalah hukum," tutur Mantiri.
Mengenai kelengkapan infrastruktur, Persmin tinggal membenahi kendala dengan tidak adanya lampu stadion. Manajemen angkat tangan untuk pengadaan lampu stadion, karena biayanya yang hampir Rp 2 Milliar.
Ketika disinggung mengenai kedatangan tim verifikasi dari BLI, sekretaris manajemen Persmin, Vicky Kaseger membenarkan kedatangan Direktur Kompetisi, Djoko Driyono beserta beberapa personil BLI. “Beliau dijemput siang dan nginap di Hotel Toudano,” tandas Kaseger. penulis: OkeZone
 |