|
Wednesday, 09 April 2008 07:30 |
|
Satu tahap krusial harus dilewati oleh peserta-peserta Superliga sebelum berlaga dimusim mendatang, yakni tahap verifikasi. Dimana tahap tersebut yang akan menentukan sebuah klub berhak bermain atau tidak.
Proses verifikasi itu akan dihadapi klub April ini, yakni mulai 20 hingga 30 April mendatang.
Badan Liga Indonesia (BLI), dalam jenjang waktu tersebut akan mendatangi 18 klub calon peserta Superliga.
"Fokus utama kami adalah mendata kelengkapan masing-masing tim terkait lima aspek yang telah disyaratkan," ujar Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono.
Dimana klub calon Superliga harus memenuhi lima aspek, yakni infrastruktur, finansial, legal, personal administrasi, dan sporting. Dalam verifikasi nanti, BLI tidak akan langsung memberikan justifikasi.
Penetapan hasil verifikasi baru dilakukan pada pertengahan Mei atau sekitar 10 Mei. Verifikasi akan diawali dari Arema Malang dan Pelita Jaya. Keduanya diverifikasi pada Minggu, 20 April. Tim Persmin Minahasa, Persiwa Wamena, dan Persijap Jepara menjadi tim terakhir yang diverifikasi. Ketiganya diverifikasi pada Rabu, 30 April.
Arema dan Pelita sengaja dipilih paling awal lantaran dinilai paling siap. BLI berharap dengan mendatangi keduanya lebih awal, tim-tim lain bisa bercermin pada Arema maupun Pelita.
"Detail kunjungan kami kan pasti diekspos media. Semoga ekspos itu bisa jadi pelajaran bagi tim lain," ucap Joko.
Kendati demikian, ada pertimbangan lain, hal itu menyangkut sumber daya yang dimiliki BLI. Dalam verifikasi nanti, BLI bakal menerjunkan enam orang, mereka akan dibagi dalam tiga tim.
"Jadwal penerbangan juga menjadi pertimbangan lain menyangkut penyusunan agenda verifikasi," kata Joko.
Menanggapi hal tersebut, pihak klub Pelita Jaya merasa tidak ada masalah lagi untuk menerima kedatangan tim verifikasi dari BLI.
"Dari segala aspek, kami merasa sudah tidak ada masalah. Karena itu, kami sudah sangat siap menyambut kedatangan tim verifikasi dari BLI," tegas Rahim Soekasah, manajer Pelita.
Bahkan kubu Arema Malang akan menjelaskan lebih detail lagi mengenai proses keberangkatan tim tamu dari hotel hingga stadion.
"Kami bahkan siap melakukan simulasi mengenai gambaran situasi keberangkat tim dari hotel menuju Stadion Kanjuruhan, Malang," ucap Muhamad Taufan, asisten manajer Arema. penulis: BiangBola
 |