|
Episode perebutan gelandang asal Argentina Claudio Damian Pronetto belum berakhir. Meskipun sudah bergabung latihan di klub barunya, PSM Makassar, klub lama Pronetto, Delta Putra Sidoarjo (Deltras), masih belum menyerah.
Di PSM, Pronetto bukan hanya menjalani latihan, tapi dia pun sudah menandatangani prakontrak dengan klub berjuluk Juku Eja tersebut. Pemain kelahiran Santa Rosa del Rio, Argentina, 27 Agustus 1980 itu bakal dibayar sebesar Rp 900 juta semusim.
Dengan begitu, meski belum dikontrak, Pronetto punya dua prakontrak dengan dua klub berbeda, yakni PSM dan Deltras. "Mereka (PSM, Red) boleh mengklaim. Tapi, Pronetto punya prakontrak dua tahun dengan kami," kata Achmad Aslichin, asisten manajer Deltras, kemarin (25/4).
Karena masih bertekad mempertahankan Pronetto, manajemen klub asal Kota Udang itu enggan memberikan surat keluar kepada pemain yang pernah memperkuat klub Liga Prancis Nantes tersebut. Tanpa surat keluar, PSM sulit mengontrak Pronetto.
Kenyataannya, sekalipun sudah berlatih di PSM dan menandatangani prakontrak, manajemen PSM belum juga mengontrak Pronetto secara resmi. Manajemen PSM berdalih, mereka belum mengontrak Pronetto secara resmi karena menunggu kehadiran Julio Lopez, pemain asing lainnya.
Apalagi, kebetulan Pronetto, Julio Lopez, dan Aldo Baretto punya agen yang sama, yakni Nelson Sanchez. "Mereka akan meneken kontrak secara bersamaan. Kebetulan, mereka bernaung pada agen yang sama," terang Yopie Lumoindong, asisten manajer bidang teknik PSM.
Kubu PSM tidak peduli dengan ancaman Deltras yang tidak menerbitkan surat keluar untuk Pronetto. PSM pun tak peduli dengan alasan Deltras yang berpedoman pada Manual Liga Indonesia (MLI) Bagian E, pasal 3, poin 7 yang menerangkan bahwa pemain asing yang ingin berpindah ke klub lain di Indonesia harus bermain di klub asal sekurang-kurangnya dua tahun. "Kontraknya sudah habis pada 31 Desember lalu. Kalau mereka menahan surat keluar, justru bisa dituntut. Mau ada surat keluar atau tidak, tetap bisa disahkan," jelas Faisal Maming, pengurus PSM.
Kengototan PSM tersebut ditanggapi dingin oleh manajemen Deltras. "Terserah PSM kalau mau ngotot. Boleh saja Pronetto latihan di sana (PSM, Red). Mereka belum lihat surat yang kami miliki. Kalau sudah lihat, baru tahu bahwa Pronetto seharusnya di Deltras," ucap Guntur Eko Sulistyo, tim perencana Deltras.
Menurut dia, apa pun yang terjadi, Deltras tidak akan menerbitkan surat keluar. Sebab, Pronetto tetap dipertahankan. "Agennya (Nelson Sanchez, Red) mau ke Sidoarjo dalam waktu dekat. Kami bilang saja ke dia, kalau datang, bawa Pronetto sekalian," tutur Guntur. penulis: BolaIndo
 |