PSMS Medan mulai bergerilya mendapatkan pengganti Fredy Mulli di kursi Pelatih Ayam Kinantan.
Kemarin, sudah ada dua pelatih yang mengajukan berkas lamaran sekaligus melakukan diskusi dengan pengurus. Mereka adalah Iwan Setiawan dan Erik Williams. Namun, dari berbagai informasi yang dikumpulkan, nama Iwan dianggap lebih tepat menangani Ayam Kinantan.
”Saya merasa terpanggil menangani PSMS, karena saya anak Medan. Saat dihubungi pihak Sihar (PH Sitorus), saya pun terima,” kata Iwan, tadi malam. Persoalannya, Iwan dikabarkan sudah menjalin kerja sama dengan PSS Sleman. Bahkan, mantan Pelatih Persibom Bolaangmongondow ini telah menggelar seleksi di PSS.
”Kalau dengan Sleman, saya sudah deal, tapi belum teken kontrak. Karena, masalah dana mereka belum jelas dan saat ini masih menunggu payung hukum untuk penggunaan dana APBD. Daripada menunggu lama tanpa kejelasan, saya mundur saja,” tandasnya. Iwan juga mengaku sudah memikirkan apa saja yang akan dilakukan jika benar-benar diikat menjadi pengganti Fredy.
Salah satunya adalah mencari pemain yang sesuai dengan karakter sepak bola Medan: ngotot, pekerja keras, dan tak kenal kompromi. ”Bermain dengan membentuk skema permainan yang solid dan menerapkan empat pemain bertahan sejajar. Yang pasti, akan menerapkan sepak bola modern.
Kepada manajemen agar menyiapkan kekuatan dana untuk perekrutan pemain,” tandasnya. Sementara itu, Erick mengatakan akan mendidik atau melakukan pembinaan usia remaja dan dini di PSMS. Dia akan menyiapkan tim muda ini selama tiga tahun agar bisa membela PSMS di Liga Super.
"Saya akan menyiapkan pemain usia remaja selama tiga tahun agar siap membela PSMS di Liga Super," tandasnya. Sementara Sihar yang dikonfirmasi terpisah belum mau berkomentar tentang siapa yang pantas menggantikan Fredy.
Alasannya, dia belum mendapat mandat resmi sebagai manajer Ayam Kinantan. "Besok saja (hari ini) diumumkan pukul 16.00 WIB di Kebun Bunga, sekalian konferensi pers. Karena, pengesahan dilakukan saat itu juga," tandas Sihar.
penulis: BolaIndo