|
Tuesday, 29 April 2008 02:36 |
|
Tuduhan banyak orang yang menyebut PSSI sengaja mengulur-ulur waktu proyek revisi pedoman dasar organisasi sepakbola tertinggi di Indonesia itu dibantah oleh Nugraha Besoes.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI yang juga pembela setia Nurdin Halid itu mengaku tidak bermaksud mengulur-ulur waktu pelaksanaan revisi. Nugraha Besoes, membantah tudingan bahwa pihaknya sengaja mengulur-ulur waktu, terkait revisi pedoman dasar. Hal tersebut dikatakan Nugraha menyusul pemberitaan di beberapa media massa.
Seperti diketahui, sikap pengurus PSSI yang meminta waktu kepada AFC, agar bisa melakukan sosialisasi dengan sejumlah anggotanya, hanyalah sikap untuk mengulur waktu. Hal tersebut dilakukan, menurut beberapa sumber, agar Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, sudah keluar dari penjara, sebelum keputusan revisi pedoman dasar itu disahkan.
"Sama sekali kami tidak bermaksud mengulur-ulur waktu. Apalagi, dengan tujuan untuk kepentingan orang-orang tertantu. Apa yang kami jalani saat ini lebih karena demi kepentingan bersama. Dengan sosialisasi itu, maka semua anggota bisa memahami duduk persoalan sesungguhnya," tutur Nugraha.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Kang Nug ini menjelaskan, sekiranya sosialisasi itu tidak dilakukan, maka tentu akan menimbulkan masalah dikemudian hari. Sebab, para anggota PSSI ini, imbuh Nugraha, jelas akan keberatan jika tiba-tiba hak suara mereka dihilangkan. penulis: Goal
 |