|
Tuesday, 29 April 2008 02:08 |
|
Pelita Jaya batal merekrut mengontrak mantan pemain nasional Brasil, Mario Jardel. Alasannya, kondisi fisik pemain berusia 34 tahun itu sudah tidak terlalu bagus.
Manajer tim Pelita Jaya, Rahim Soekasah, menyatakan bahwa pihaknya gagal merekrut striker asal Brasil, Mario Jardel. Hal itu dikatakan Rahim, karena kondisi fisik mantan bintang sepakbola asal negeri Samba itu tidak terlalu baik.
Akibatnya, lanjut Rahim, pihaknya memutuskan untuk tidak mendatangkan pemain yang terakhir merumput di Liga Autralia itu. Pelita Jaya merasa lebih baik mencari pemain kelas dunia yang lebih fit dari segi kondisi fisik dibandingkan Jardel.
“Saya mendapat kabar dari Fandi Ahmad (pelatih Pelita Jaya), jika kondisi fisik Jardel tidak begitu baik. Kebetulan, Fandi sudah melakukan pertemuan dengan Jardel di Brasil. Sebetulnya, kami sudah mendapat laporan dari bekas klubnya di Australia, menyangkut kondisi fisik Jardel. Hanya saja, untuk memastikannya, maka kami mengutus Fandi ke Brasil,” tutur Rahim Soekasah, kepada GOAL, di Jakarta, Senin (28/4) sore.
Lebih lanjut, pria yang juga sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI ini menambahkan, setelah gagal merekrut Jardel, maka pihaknya mengalihkan bidikannya kepada mantan pemain FC Porto asal Estonia ketika tim tersebut sukses meraih juara Liga Champions Eropa 2004.
“Saya sendiri belum tahu nama pemain itu siapa. Yang pasti, dia adalah mantan pemain nasional Estonia dan pernah merumput bersama FC Porto ketika tim tersebut ditangani pelatih Jose Morinho. Laporan terakhir yang saya terima dari Fandi Ahmad, bahwa dia masih melakukan penjajakan lebih lanjut terhadap pemain ini,” tutur Rahim. penulis: Goal
 |