Persib butuh bomber tipikal eksekutor
Andai hingga Senin (21/4/2008) besok atau batas waktu yang diberikan. Bomber yang sempat memperkuat klub Divisi Utama Liga Brasil, Guarani itu tak kunjung menunjukan kapasitasnya seperti yang diinginkan Maung Bandung.
Bisa jadi untuk kali kedua Jairon, harus melupakan mimpinya bergabung dengan klub di Indonesia. Pelatih Jaya Hartono mengungkapkan, secara permainan Jairon belum menunjukan spesifikasi yang diharapkan tim pelatih. "Kualitasnya lumayan bagus, namun sejauh ini spesifikasi dia sebagai striker belum sesuai dengan apa yang kami inginkan," tutur Jaya.
Asisten Pelatih Robby Darwis mengungkapkan idealnya saat ini kehadiran seorang finishing dibanding destroyer lebih dibutuhkan Maung Bandung. Mantan ikon Persib dan sepak bola nasional itu, menilai komposisi lini depan Persib saat ini banyak diisi striker bertipikal penjelajah.
"Sambil berjalan saja, kalaupun belum bisa didapatkan sekarang. Kami tak perlu khawatir, saya sendiri optimis cepat atau lambat striker bertipikal eksekutor akan didapat. Yang paling penting sabar dan tak terburu-buru dalam mengambil keputusan," jelas Robb.
Secara teknis Robby menilai Jairon sedikit memiliki kelemahan dalam akurasi tembakan maupun sundulan serta body balance. "Mungkin karena terlalu bernafsu menunjukan kemampuan terbaiknya. Dia agak lemah dalam akurasi tembakan dan body balance," kata Robby.
Menurut Robby dua striker asing sudah siap didatangkan jika Jairon akhirnya diputuskan tak masuk rekomendasi rekrutmen. "Salah satunya seperti yang pernah dikatakan Wakil Manajer (Umuh Moechtar). Dia dari Argentina, tapi belum bisa datang dalam waktu cepat karena masih berkompetisi dan terikat kontrak dengan klubnya sekarang," jelas Robby.
Tentang proses adaptasi tiga pemain muda Maung Bandung, Wildansyah, Irwan Wijasmara dan Candra Yusuf. Keseluruhan dalam satu pekan ini, Robby mengatakan tiga pilar yang diambil dari Persib U-23 tersebut masih terlihat belum bisa lepas dan percaya diri menunjukan kemampuan terbaiknya.
"Cukup wajar, satu pekan bukan waktu ideal menilai kemampuan mereka. Lambat laun proses adaptasi dari ketiganya pasti lebih baik. Kami yakin mereka bisa menunjukan lebih dari apa yang sejauh ini sudah mereka tunjukan," kata Robby.
"Yang dibutuhkan adalah kepercayaan diri. Proses adaptasi mungkin bisa lebih baik dan cepat, jika ketiganya lebih percaya diri menunjukan kemampuan skill dan teknis yang sebenarnya, terutama ketika bermain di game internal," tandas Robby.
penulis: OkeZone

pikirkan itu kang pelatih!!!!
Votes: +0