|
Meski ditinggal enam pilarnya, namun latihan skuad mutara hitam tak terganggu, ini karena 10 pemain Persipura U-21 ikut bergabung dalam sesi latihan yang digelar di Lapangan STIE OG Kotaraja kemarin.
Intensitas latihan skuad mutiara hitam baru sebatas small games dan beberapa sentuhan kecil, ini dikarenakan latihan baru masuk sepekan, dan peak anak-anak Persipura belum ada dalam tahap top performance, apalagi pemain asing baru bergabung akhir bulan ini. Pelatih Persipura Raja Isa terus mengawasi gerakan yang diperlihatkan anak asuhnya, gerakan-gerakan yang salah atau menyimpang dari instruksinya disuruh ulang alias dihukum. Dalam latihan kemarin, Raja berharap pemainnya tidak terlalu lama menahan bola di kaki, jika mendesak itupun tidak lebih dari tiga sentuhan. “Tujuan dari latihan ini, hanya untuk memantapkan kerja sama tim, terutama satu dua sentuhan yang cepat, antara lini per lini,” jelasnya. Dalam latihan tersebut, pemain senior yang hadir diantaranya Eduard Ivakdalam, Jack Komboy, Immanuel Wanggai, Tinus Pae, Gerald Pangkali, Boaz Solossa, Onsa Haay, Kornelis Kaimu, Stevie Bonsapia, dan Ardiles Rumbiak, sedangkan dari pemain Persipura U-21, ada Penias Fakdawer, Josua Itaar, Roy Asaribab, Richard Awi, Nelson Alom, serta beberapa rekannya. Raja mengatakan latihan bersama dengan Persipura U-21, akan memberi Suasana lain terutama bagi pemain junior, mereka sangat membutuhkan pengalaman tanding, serta kepercayaan diri sebagai seorang pemain. Kebetulan dirinya bakal membawa 10 pemain Persipura U-21 dalam turnya ke Sorong untuk menjajal tim divisi I Persiram Raja Ampat (23 dan 25 April) mendatang. (cak) Pemain Persipura U-21 yang dibawa: Yosua Itaar, Briyan Samyakit, Penias Fakdawer, Sampary Matui, Yan Wamblolo, Nelsom Allom, Daavid Laly (PPLP Papua), Soleman Dimara (PPLP Papua), Muklis Haay (PPLP Papua), Marco Kabiay penulis: BolaIndo
 |