|
Manajemen Persipura sudah maju selangkah dalam mengikuti peraturan yang dikeluarkan Badan Liga Indonesia. Setelah resmi menjadi badan hukum dengan nama PT Mutiara Papua, maka dalam waktu dekat nama PT Mutiara Papua akan didaftarkan ke Depkum dan HAM untuk mematenkan nama serta logo klub.
Ini dimaksudkan jika suatu waktu nama Persipura dan logonya diproduksi untuk kepentingan bisnis maka yang bersangkutan harus membayar royalti kepada PT. Mutiara Papua. Sekretaris umum Persipura Drs, M.H. Thamrin Sagala, SH. MM, mengatakan pihaknya akan mendaftarkan ke Depkum dan HAM jika disetuju oleh tim verifikasi dari BLI. “Jika semuanya sudah beres, maka pihak manapun yang menggunakan atribut Persipura, harus membayar royalti ke Persipura. Ini demi menujang Pembiyaan Persipura,” jelasnya kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (21/4). Cara lainnya untuk membantu Persipura adalah dengan memberlakukan karcis berlangganan, seperti masyarakat (pemegang karcis) bisa membayar secara langsung untuk satu kali putaran. Cara tersebut menurutnya salah satu upaya untuk menarik masyarakat untuk membeli karcis. Soal lainnya, sekum Persipura ini mengatakan pihaknya bakal merenovasi stadion Mandala, terutama tribun tempat duduk di ruang VIP, dengan menggunakan nomor. Ini bertujuan agar penonton dapat menikmati pertandingan sesuai dengan karcis yang dibeli. “Nantinya penonton akan duduk seperti nomor yang tertera di karcis, jadi yang menonton bisa dapat menikmati pertandingan,” jelasnya lagi. Lalu bagaimana dengan sponsor? Apakah manajemen sudah melakukan pendekatakan dengan sponsor? Thamrin Sagala menegaskan hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan sponsor lain kecuali Bank Papua. “Belum, belum ada sponsor lain, baru PT Bank Papua, padahal kami sangat berharap ada sponsor yang bisa ikut memperhatikan Persipura, apalagi kita ketahui bersama Persipurakan milik masyarakat Papua,”ungkapnya. Sekadar diketahui beberapa tim besar sudah melakukan pendekatan dengan beberapa sponsor diantaranya Puma, Adidas, dan sebagainya. Bahkan beberapa pemain Persipura pernah ikut menjadi bintang iklan minuman energi seperti Boaz Solossa dan Ortizan Soloosa, tidakkah manajemen melobi ke perusahaan tersebut? kita tunggu saja. penulis: BolaIndo
 |