|
Pemerintah Provensi (Pemprov) Nanggro Aceh Darussalam (NAD) dipastikan mengambil alih pengelolaan tim Persiraja Banda Aceh dari Pemkot Banda Aceh. Kepastian tersebut disampaikan Walikota Banda Aceh, Mawardi Nurdin.
Menurut Mawardi yang juga Ketua Umum Persiraja ini, ia telah bertemu dan membicarakan hal ini kepada Gubernur, Wagub, Sekda, dan Kadis Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh. "Dalam pembicaraan tersebut, Pak Gubernur telah menyetujui jika penanganan tim Persiraja diambil alih oleh pihak Pemprov. Nantinya, ketua umumnya akan dipimpin oleh Pak Wagub, Muhammad Nazar, danWalikota Banda Aceh sebagai wakil. Jadi, masalah finasial yang dialami Persiraja tidak akan jadi kendala lagi musim ini," tandas Mawardi.
Lebih lanjut, ia menambahkan, menyangkut pendanaan tim nantinya, Persiraja akan mendapatkan pendanaan dari APBD Aceh melalui Dispora. Selain itu, masih kata Mawardi, Persiraja akan didukung sponsor. Antara lain dari Bank Permata dan Bank BPD Aceh.
"Dengan adanya dukungan Pemprov dan pihak swasta, maka bisa dipastikan tim ini akan kembali eksis dan bisa ikut kompetisi Liga Indonesia musim ini," tambah Mawardi.
Sementara itu, menyinggung soal gaji para pemain yang belum dibayar, Mawardi menyatakan bahwa hal tersebut akan segera diselesaikan. Paling tidak,lanjutnya, hal tersebut akan diselesaikan dalam bulan ini juga. "Tentu kami tidak ingin hal ini mengganggu persiapan tim musim ini," cetus Mawardi.
penulis: Goal
 |